Penyidikan Kecelakaan Maut KA Dhoho Versus Mobil Luxio di Jombang, Polisi Periksa 5 Orang

Jombang, Jurnal Jatim – Polisi melakukan penyidikan kecelakaan antara Kereta Api Dhoho dengan mobil Luxio di Kabupaten Jombang Jawa Timur yang menewaskan 6 orang dan dua luka berat, pada Sabtu 29 Juli 2023.

Penyidikan itu di antaranya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi yang mengetahui kecelakaan maut tersebut.

Polres Jombang AKP Aldo Febrianto mengatakan pihaknya telah memintai keterangan lima orang saksi dalam insiden itu.

Kelima orang yang diperiksa yakni saksi mata di lokasi kejadian, dua perangkat serta dua orang petugas kepolisian.

“Kita sudah periksa lima orang dari kades, kasun, saksi dari masyarakat umum, petugas piket laka dan Babinkamtibmas,” ujar Aldo kepada , Senin (31/7/2023).

Polisi juga akan memanggil dua anggota keluarga. Pemeriksaan juga telah dijadwalkan dalam waktu dekat.

Selain keluarga, penyidik kepolisian juga mengagendakan pemeriksaan terhadap kru KA Dhoho termasuk dari Madiun.

“Untuk keluarga belum, mengingat kemarin masih suasana duka. Kita akan koordinasi dengan Daop 7, memanggil masinis, teknisi, asisten masinis dan kondektur,” katanya.

Aldo mengaku tak mau gegabah menyimpulkan penyebab maupun pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus ini. Sebab tahap awal penyidikan baru saja dimulai. Pemeriksaan saksi-saksi bahkan belum semuanya tuntas.

“Kami belum bisa menduga-duga, belum dapat hasil pemeriksaan komprehensif, kita masih cari spekulasi-spekulasinya, apakah dari pengguna jalan atau dari pemerintahan dalam hal palang dan lain sebagainya,” tandasnya.

Diketahui, Sabtu (29/7/2023) sekitar pukul 23.14 WIB terjadi kecelakaan antara mobil Daihatsu Luxio nopol 1009 XD dengan KA Dhoho di Jombang dengan korban 6 orang serta 2 orang luka berat.

Selain sopir Daihatsu Luxio Wahyu Kuspoyo (42), korban meninggal adalah Sumiyowati (60), Alinsya Mareta Mingkana (17), Sutria Mingsih (38), Az Zahra Rohima Khoirunnisa (13). Kelimanya warga Dusun Ciro Wetan, Desa Bakung Temenggungan, Balongbendo, Sidoarjo.

Sementara satu korban perempuan bernama Adelia (19) merupakan warga Kedungpadang, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.

Adapun korban namun luka berat dan sempat kritis yaitu Yakni Fikri (22) warga Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, dan Arimbi (11) dari Dusun Ciro Wetan, Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

Dugaan awal, penyebab kecelakaan tersebut pengemudi  menyebrang rel kereta api tidak memperhatikan kondisi arah timur sehingga   Kereta Api  Dhoho Loko CC2017707 yang berjalan dari arah Surabaya menuju Kertosono Kabupaten Nganjuk.

Dapatkan update menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com