Puluhan Pohon Dipangkas Habis, DLHP Tuban Kecewa, Sebut Tidak Ada Koordinasi

, – Daun dan ranting puluhan di sepanjang jalan Basuki Rahmat (Basra) Kota Tuban yang dipangkas habis membuat Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) setempat kecewa.

Terlebih lagi pemangkasan pohon yang dilakukan petugas dari Dinas Umum dan Perumahan Rakyat dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PUPR dan PRKP) Tuban itu tidak pernah ada koordinasi.

Pemangkasan pohon itu dilakukan petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PUPR dan PRKP) Tuban.

“Saya setuju kalau dipelihara, tetapi jangan dipangkas habis,” kata Kepala DLHP Tuban, Bambang Irawan dengan nada kecewa pada Selasa (22/11/2022).

Dirinya pun setuju kalau pohon di sepanjang jalan Basuki Rahmat itu dipelihara dan dipangkas, namun bukan dipangkas habis. Karena kalau pohon tidak dipelihara juga akan dan membahayakan masyarakat.

“Saya sudah bilang, boleh dipangkas dan dipelihara. Itu wajib. Karena kalau tidak dipelihara akan rusak dan membahayakan juga,” ucapnya.

Namun, jika keberadaan pohon dipangkas habis maka manfaatnya akan berkurang. Ia pun mencontohkan, kondisi sekitar menjadi panas termasuk juga berkurang.

“Dampaknya panas, dan kondisi iklim mikro pun akan berubah. Bisa merasakan sendiri jika tidak ada pohon,” kata pria yang akrab dipanggil Bambang ini.

Dirinya mengaku akan membicarakannya lebih lanjut dengan teman-temannya yang membidangi (Dinas PUPR dan PRKP) terkait cara memelihara pohon.

Termasuk, dirinya menjelaskan selama ini untuk kegiatan pemangkasan pohon di sepanjang jalan Basuki Rahmat itu tidak ada koordinasi dengan dinas lingkungan hidup.

“Bukan miskomunikasi, tidak ada koordinasi dengan kami,” kata Bambang menjawab pertanyaan terkait koordinasi dalam hal pemangkasan pohon di sepanjang jalan Basuki Rahmat Tuban.

Ia berharap pohon yang sudah dipangkas sampai habis itu tidak mati. Bahkan, kondisi terburuknya terkait tunas-tunasnya bisa rusak lantaran kesalahan dalam merawat pohon.

“Mudah-mudahan tidak mati, kalau habis semua kuatir saya tunas-tunasnya susah tumbuh. Mudah-mudahan tumbuh kembali,” tandasnya.

Sementara itu, meski sudah ada ultimatum dari dinas lingkungan hidup, sampai saat ini aktivitas pemangkasan pohon di sepanjang jalan protokol kota Tuban masih dilakukan oleh sejumlah petugas.

Dapatkan update menarik hanya di , Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter .com