oleh

Tim Gabungan Patroli Keliling Jombang Bagikan Masker Cegah COVID-19

Jombang, Jurnal Jatim –  Pawas atau perwira pengawas Polres Jombang, Jawa Timur, AKP Mochamad Mukid bersama petugas gabungan melaksanakan operasi yustisi dengan patroli keliling bagikan masker kepada warga di Jombang.

Petugas blusukan ke dalam pasar untuk memberi masker, harapannya masker itu terus digunakan masyarakat ketika beraktivitas di luar rumah agar dapat terhindar dari wabah virus corona atau COVID-19.

Mukid menuturkan pihaknya juga memberi imbauan kepada masyarakat tentang segala hal berkaitan informasi COVID-19. Kegiatan itu dilakukan dengan patroli keliling.

“Kami harap masyarakat selalu pakai masker saat di luar rumah. Kami catat ada 133 orang kita tegur karena tidak menggunakan masker. Tapi, sejauh ini respons masyarakat sangat bagus,” kata Mukid, Selasa (9/2/2021).

Perwira yang menjabat Kasatresnarkoba itu mengatakan, patroli yustisi tentang penegakkan protokol kesehatan itu melibatkan unsur dari Polri, TNI, Satpol PP serta Dinas Perhubungan setempat.

Pantauan JurnalJatim.com, patroli tim gabungan itu menyasar sejumlah tempat keramaian, di antara pasar Cukir, Pasar Gudo, serta sepanjang jalan raya Diwek, dan di wilayah perkotaan.

“Ini sekaligus operasi kemanusian, yakni saling mengingatkan untuk waspada atas wabah corona yang sudah banyak menelan korban jiwa,” katanya.

Mukid menyebut, selain mengimbau untuk selalu memakai masker, juga meminta masyarakat untuk menjaga jarak, dan menghindari kerumunan orang. Dengan begitu penyebaran virus asal Wuhan, Cina itu bisa dicegah.

Kegiatan petugas gabungan mendasar pada Inpres nomor 6 tahun 2020; Perda Provinsi Jatim nomor 2 tahun 2020 serta Perbup Jombang nomor 57 tahun 2020  tentang peningkatan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan

“Semoga Jombang tren COVID-19-nya menurun dan berubah menjadi zona hijau,” Mukid berharap.

Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang mencatat, saat ini jumlah positif COVID-19 sebanyak 3.731 kasus pada Selasa (9/9)2/2021) pukul 14.00 WIB. Terinci sembuh 3.269 orang; dirawat 111 orang; dan sebanyak 351 orang meninggal dunia.

 

 

Editor: Hafid