oleh

Polisi Patroli Prokes Jaga Tren Penurunan Kasus COVID-19 di Jombang

Jombang, Jurnal Jatim – Kepolisian Resor (Polres) Jombang, Jawa Timur bersama TNI dan Pemerintah daerah setempat terus menggencarkan patroli penegakan protokol kesehatan guna menjaga tren penurunan kasus COVID-19 di wilayah tersebut.

Patroli dilakukan secara simpati dengan membagikan masker serta memberikan edukasi tentang protokol kesehatan (Prokes) di masa pandemi COVID-19 yang belum diketahui berakhirnya.

Pada Rabu malam (13/10/2021), kemarin, Kasatresnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid memimpin giat patroli gabungan TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan menyasar tempat-tempat keramaian yang berpotensi terjadinya penyebaran virus corona.

“Patroli itu kita imbau masyarakat patuh prokes. Jangan sampai kasus COVID-19 meningkat lagi akibat masyarakat lalai prokes,” kata AKP Mukid, Jumat pagi (15/10/2021).

Diakui Mukid, pada saat patroli, masih ditemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak. Seperti di pasar-pasar tradisional dan area publik lainnya.

“Tempat nongkrong anak muda seperti di kafe-kafe juga masih ada yang mengabaikan prokes. Masker dilepas saat ngobrol santai, dan ada pula yang tidak berjarak,” ujarnya.

Penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), kata dia, berlaku aturan pembatasan kapasitas tempat duduk maksimal 50 persen dengan prokes ketat yang wajib dipatuhi masyarakat termasuk pelaku usaha.

Untuk itulah, guna mendukung level PPKM saat ini, maka semua pihak harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah tersebut.

“Syukurilah level PPKM yang sudah turun seiring dengan kasus COVID-19 yang juga terus berkurang. Ayo kita tetap disiplin prokes hingga pandemi ini jadi endemi,” katanya.

Kasatresnarkoba Polres Jombang itu menyebut, pada masa PPKM level 1 di Jombang memang ada kelonggaran sejumlah aktivitas masyarakat dengan tujuan agar perekonomian bisa berjalan.

“Tetapi harus tetap mematuhi prokes yang telah ditetapkan pemerintah. Kami kembali ingatkan kepada masyarakat untuk patuh Prokes karena pandemi ini belum hilang,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jombang pada Kamis (14/10/2021), tersisa 30 orang pasien COVID-19 dalam perawatan dari total 12.350 kasus selama pandemi. Dari jumlah itu, 10.756 orang dinyatakan sembuh dan 1.559 orang meninggal dunia.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Hafid