Harlah Emas PPP, Pengurus Ziarah Makam Pencetus Lambang Ka’bah di Jombang

Jombang, Jurnal Jatim – Momen hari lahir (harlah) PPP ke 50 dimanfaatkan pengurus partai untuk ziarah ke makam KH Bishri Syansuri di Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Kiai Bishri yang merupakan pendiri Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar adalah pencetus lambang partai Ka’bah, kala itu.

Ziarah dipimpin Ketua DPW PPP Jawa Timur Mundjidah Wahab, didampingi Wakil Ketua DPRD Jombang Farid Alfarisi bersama Fraksi PPP serta serta pengurus DPC PPP kabupaten setempat.

Kedatangan rombongan PPP disambut oleh Nyai Muflihah Shohib, pengurus Yayasan Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif. Mereka beramah tamah di dalem kasepuhan. Setelah itu pengurus partai berlambang kakbah ini bergeser ke lokasi makam.

Di makam Kiai Bisri, para pengurus partai berseragam hijau tampak menggelar tahlil dan berkirim doa dengan khusuk. Mereka juga berharap Allah memberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan serta kesuksesan PPP.

Mundjidah Wahab mengatakan sebesarnya ziarah ke pendiri tersebut rutin dilakukan setiap tahun. Namun ziarah kesempatan ini cukup istimewa karena bertepatan dengan momen emas 50 tahun PPP. Apalagi pada undian pemilu 2024, mendapat nomor 17,

“Jadi tema Harlah ditetapkan Satu Tujuan Menjemput Kemenangan. Tahun 2024 menjemput kemenangan,” tegas Mundjidah.

Ia mengatakan, pada momen emas ini, PPP se Jawa Timur ziarah makam para Kiai Muassis. Untuk di Jombang di antaranya ke makam KH Adlan Aly, Kiai Hafidz Ma’soem dan KH Bishri Syansuri pencipta lambang Kakbah.

“Beliau (Kiai Bishri) selain pendiri juga pencetus lambang Ka’bah hasil istikharah,” kata perempuan yang menjabat sebagai bupati Jombang ini.

Dikatakan Mundjidah, ketika Fusi 4 partai pada 1973, yakni Partai Nahdlatul Ulama, Partai Parmusi, PERTI dan PSII. Keempat partai itu fusi menjadi satu partai Islam, yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Untuk menentukan lambang dari fusi empat partai itu, KH Bishri Syansuri yang kala itu pada 1971 menjadi Rais ‘Aam menggantikan KH Abdul Wahab Hasbullah meminta waktu untuk umroh. Sebagai langkah istikharah menentukan lambang dari fusi empat partai.

“Setelah umroh, Ikhtiarnya Mbah Bishri mimpi lambangnya Ka’bah, ditetapkanlah lambang Partai Persatuan Pembangunan, yang berasaskan Islam,” kata putri pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah ini.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.