Belum Sempat Pesta Hasil Motor Curian, Pemuda Pamekasan Ditangkap Polisi

Pamekasan, Jurnal Jatim – Pencuri motor di Pamekasan, Sandi Armanda (23) bernasib sial. Belum sempat pesta foya-foya uang hasil penjualan motor curiannya, Sandi ditangkap aparat kepolisian.

Pemuda itu diciduk anggota Polsek Tlanakan di rumahnya di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan usai menjual motor  mahasiswi yang ia curi.

Kapolsek Tlanakan, AKP Achmad Supriyadi menjelaskan, motor yang dicuri Sandi adalah milik Anis Nur Laili (20), mahasiswi asal Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

“Tersangka saat ini sudah ditahan,” ungkap Achmad Supriyadi, Minggu (23/10/2022).

Curanmor itu dilakukan Sandi pada Sabtu (15/10/2022) lalu sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban bersama temannya hendak nongkrong di Cafe Kongkow Jalan Raya Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

Lalu motor tersebut di parkir di depan Cafe Kongkow dalam keadaan kunci setir. Korban masuk ke kafe untuk makan dan minum. Tak lama berselang, saat korban hendak pulang, melihat motornya tidak ada ditempat parkir.

“Yang dicuri pelaku motor Beat warna biru putih Nopol M 4033 CQ,” kata Supriyadi.

Korban berusaha mencari motor matiknya, tapi tidak ketemu. Akhirnya melaporkannya ke Polsek Tlanakan. Polisi turun ke lapangan melakukan olah tempat kejadian perkara, menggali keterangan saksi, serta memeriksa rekaman CCTV di kafe tersebut.

Alhasil, didapati lah Sandi yang menggondol motor beat tersebut. Polisi yang berhasil mengidentifikasi keberadaan Sandi, langsung melakukan penangkapan di kediamannya pada esok harinya, Minggu (16/10/2022).

Supriyadi mengatakan, pelaku mengakui perbuatannya. Pengakuannya baru pertama kali mencuri motor di area Pamekasan. Ia mencuri menggunakan kunci duplikat.

“Nanti akan kami dalami dimana dia dapat kunci (duplikat) tersebut,” ujarnya.

Polsek setempat juga menemukan motor yang dicuri oleh pelaku di sebuah rumah di wilayah Kabupaten Sampang. Saat motor itu hendak diambil Polisi, namun pemilik rumah tidak berada di tempat.

Pengakuan pelaku, motor dijual seharga Rp3 juta. Uang hasil jual motor tersebut hendak dipakai buat mencari hiburan di Surabaya dan berpesta (foya-foya).

“Pelaku sendirian saat mencuri motor itu. Namun kami akan terus dalami,” tegasnya.

Ia menambahkan, dari tangan pemuda itu, diamankan sejumlah pakaian yang dipakai saat mencuri motor. Di antaranya jaket warna hitam terdapat penutup kepala serta celana panjang warna hitam.

“Tersangka dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman penjara paling lama lima tahun,” tandasnya.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News