oleh

Dirawat Satu Minggu, Perawat di Jombang Meninggal Terinfeksi COVID-19

Jombang, Jurnal Jatim – Seorang perawat yang bertugas di Puskesmas Peterongan, Jombang, Jawa Timur bernama Arif Hidayat meninggal dunia setelah satu minggu dirawat berjuang melawan infeksi virus corona (COVID-19), Rabu (21/7/2021).

Innalillahi Wa Innailaihi Roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah saudara..tapak..teman …dan Sahabat kami. Bapak Arif Hidayat,S.Kep.Ns, Perawat BLUD Puskesmas Peterongan. Semoga Husnul Khotimah, diampuni dosa-dosanya serta di tempatkan di tempat yang terbaik disisi Allah SWT. Aamiin Ya Robbal’alamiin,” tulis di akun instagram @bludpuskemaspeterongan.

Informasi dihimpun, almarhum sempat menjalani perawatan intensif selama beberapa hari di rumah sakit akibat COVID-19 dengan penyakit penyerta Diabetus melitus atau kencing manis.

Selama menjalani perawatan, kondisi kesehatan Arif terus menurun hingga akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di ruang ICU RSUD Jombang.

“Almarhum meninggal dengan komorbid diabetus melitus. Sudah 1 minggu dirawat, pada hari ke 5 semakin turun kondisinya, sehingga harus dipindah ke ICU. Usaha maksimal sudah diupayakan, namun Allah berkehendak lain (meninggal dunia),” kata Ketua PPNI Kabupaten Jombang, Nasrulloh.

Meninggalnya almarhum menjadi duka tersendiri, terutama bagi rekan-rekan se-profesinya. Wakil ketua PPNI Kabupaten Jombang itu dikenal sebagai orang yang teguh pendirian serta totalitas dalam berorganisasi.

“Almarhum merupakan sosok yang kekeh dalam aturan, jeli dalam mencermati hukum. Pengabdian dalam organisasi yang (sangat) totalitas,” kata Nasrulloh sembari menyebut total dari awal sampai sekarang 6 orang perawat meninggal dunia.

Sementara itu, pada peta sebaran COVID-19 aktif di Kabupaten Jombang yang diunggah di laman Dinas Kesehatan setempat, seluruh kecamatan berstatus zona merah.

Adapun 21 kecamatan yang berstatus zona merah yakni Kecamatan Jombang, Ploso, Tembelang, Kabuh, Kudu, Ngusikan, Plandaan, Megaluh, Kesamben, Perak, Bandarkedungmulyo, Ngoro, Gudo, Mojowarno, Diwek, Jogoroto, Sumobito, Mojoagung, Peterongan, Bareng dan Wonosalam.

Perubahan stasus zona merah terlihat update mulai tanggal 17 Juli hingga sekarang Rabu (21/7/2021). Kemudian total akumulatif kasus konfirmasi positif terdapat 7.664 orang. Dari jumlah itu, 517 orang masih dirawat,  5.322 orang telah sembuh, dan 912 orang telah meninggal dunia.