oleh

Dor! Abaikan Tembakan Peringatan, Pencuri Motor di Jombang Tersungkur

Jombang, Jurnal Jatim – Tim Resmob Satreskrim Polres Jombang, Jawa Timur melumpuhkan kaki kanan tersangka spesialis pencuri kendaraan sepeda motor (curanmor) karena berusaha kabur dan mengabaikan tembakan peringatan petugas yang menangkapnya.

Tersangka yang sudah beraksi di wilayah Jombang dan Mojokerto itu bernama Khoirul Rocman (31), warga asal Dusun Kluweh, Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jatim.

“Tersangka berhasil kami tangkap di wilayah Kabuh, pada Sabtu (12/06/2021) pukul 08:00 WIB,” ungkap Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan, Selasa (15/6/2021).

Teguh mengungkapkan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan dari korbannya yang mengetahui motornya sedang dipakai tersangka sehari sebelum penangkapan.

“Jadi korban melihat sepeda motor Honda Blade nopol S 5340 RF miliknya yang hilang sedang dipakai tersangka. Kemudian melaporkan ke polisi,” katanya.

Setelah itu, anggota Resmob melakukan penangkapan. Namun, pada saat hendak ditangkap, tersangka malah berupaya kabur. Terpaksa tindakan tegas dan terukur dilakukan terhadap tersangka.

“Tembakan peringatan hingga tiga kali pun tidak dihiraukan. Jadi terpaksa dilakukan tindakan terukur pada kaki sebelah kanan tersangka,” jelasnya.

Dihadapan polisi, tersangka mengaku sudah melakukan kejahatan di beberapa TKP di wilayah Jombang dan ada juga di Mojokerto. Sedikitnya ada 10 unit sepeda motor yang sudah dicurinya.

“Tersangka sudah dua tahun melakukan aksi pencurian sepeda motor. Selain itu juga dia mencuri dua sepeda kayuh di Mojoagung dan juga mencuri alat pertukangan,” katanya.

Motor hasil curiannya dijual bervariasi, mulai dari harga Rp900 ribu hingga Rp2 juta per unit. Hasilnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Teguh mengatakan, modusnya yakni mencuri motor pada pagi dini hari. Dia mengincar target yang terparkir di halaman rumah, sewaktu ditinggal oleh pemiliknya dengan cara mendorong hasil curiannya dan dirusak kuncinya.

“Tersangka ini mengincar motor yang ditinggal pemiliknya tidur atau keluar rumah. Kemudian merusak kunci motor dengan menggunakan kunci palsu yang sudah dilumuri pelumas,” ujarnya.

Dari penangkapan tersebut, barang bukti yang berhasil disita petugas dari tangan tersangka yakni, 1 unit sepeda motor Honda Blade dan 1 unit sepeda motor Suzuki Smash nopol A 4809 XA.

“Kasus ini masih kita kembangkan. Tersangka kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tutupnya.

 

Editor: Azriel