PPP Jombang Punya Ketua Baru, Muda dan Penuh Semangat Optimisme

Jombang, Jurnal Jatim – Kepemimpinan DPC PPP Jombang resmi berganti. Farid Al Farisi menjadi ketua periode 2026–2031 setelah menerima surat keputusan (SK) dari DPP PPP yang ditandatangani Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono, tertanggal 29 Mei 2026.

Politikus muda dan penuh semangat optimisme ini cukup dikenal di kancah perpolitikan lokal. Dia aktif diberbgai organisasi dan pernah menjadi wakil Ketua DPRD Jombang pada 2019-2024.

Selama lima tahun ke depan, Gus Farid sapaan akrabnya berduet dengan anggota DPRD Jombang, Muhammad Ishomuddin Haidar sebagai Sekretaris

Kombinasi pemimpin muda itu dipercaya menjadi amunisi utama dalam memperkuat lini administrasi, memperluas jaringan, serta mendobrak gaya pergerakan partai kakbah di lapangan.

Sinergi tersebut sekaligus dinilai sebagai bukti partai PPP memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk memimpin.

Ketua Majelis Dewan Pertimbangan DPC PPP Jombang, KH Shilahuddin As’ary, menilai Kehadiran kepengurusan baru, menjadi angin segar yang siap mengembalikan kejayaan partai dengan cara-cara lebih adaptif.

“Alhamdulillah. SK DPC PPP Jombang telah turun secara resmi sesuai hasil keputusan rapat Tim Formatur Muscab PPP ke X. Allahu Akbar,” ujar Gus Adi sapaan akrabnya.

Dia mengakui tantangan elektoral ke depan memerlukan kerja keras yang luar biasa. Namun, harus dipandang sebagai peluang emas bagi para pengurus baru untuk membuktikan taji mereka.

Komposisi fungsionaris didominasi tokoh-tokoh muda energik yang memiliki kapasitas mumpuni dinilai menjadi senjata paling ampuh bagi PPP Jombang untuk melakukan penetrasi dan merangkul suara pemilih pemula serta generasi milenial.

“Kami sangat optimis dengan banyaknya kader muda yang masuk dalam kepengurusan. Seperti ada Mas Haidar sebagai Sekretaris, Mas Aflah yang jadi Bendahara, di mana keduanya saat ini juga diamanahi menjadi anggota DPRD Jombang,” kata anggota DPRD Jawa Timur periode 2019–2024 itu.

Politisi senior itu mengingatkan, mengembalikan ruh kejayaan PPP tidak boleh berjalan dengan cara lama. Diperlukan kerja sama yang solid, kreatif serta kerelaan para kader muda untuk turun langsung menjemput aspirasi masyarakat paling bawah.

Oleh karena itu, struktur kepengurusan DPC PPP Jombang yang baru dibentuk ini sengaja dikemas secara inklusif dengan melibatkan segala unsur komponen masyarakat. Formasi pengurus yang berjiwa muda ini tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, melainkan akan diturunkan secara linier hingga tingkat PAC serta tingkat desa.

Strategi penataan organisasi yang terstruktur diambil untuk memastikan mesin partai dapat bergerak secara masif, solid, dan penuh vitalitas. Kolaborasi antara visi modern para politisi muda dan restu para tokoh agama lokal diharapkan mampu memikat kembali hati basis massa tradisional sekaligus pemilih baru.

“Kepengurusan ini didukung oleh berbagai unsur yang terlibat aktif. Harapannya, PPP bisa kembali berjaya di Kabupaten Jombang seperti masa keemasan dahulu,” tandasnya.

Gus Adi menambahkan, enam bulan ke depan, PPP Jombang akan melakukan konsolidasi besar-besaran yang melibatkan seluruh kader PAC hingga tingkat ranting, pengurus, serta simpatisan, yang juga akan dihadiri para kiai dan tokoh masyarakat.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com