Jombang, Jurnal Jatim – Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) Malang, dr Safira Kumala Sari pada Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter (UKNPDPD) Computer Based Test (CBT) periode Februari 2026 meraih nilai tertinggi, ke-1, skor 98,00.
Atas prestasi membanggakan tersebut, perempuan kelahiran Jombang 21 April 2003 itu dikukuhkan sebagai dokter baru pada 19 Februari lalu.
“Dokter baru yang mendapatkan nilai CBT UKNPDPD tertinggi di FKUB adalah dr Safira Kumala Sari S.Ked dengan nilai 98,00,” kata Ketua Program Studi Profesi Dokter, dr. Rodhiyan Rakhmatiar dalam laporannya usai pengambilan sumpah dokter.
Anak pasangan dari Anjarwati dan Husnu Raji’in yang juga tinggal di Kediri, Jawa Timur itu tiga tahun berkuliah di FK UB Malang, kemudian melanjutkan kuliah profesi dokter untuk meraih gelar dokter.
Pada wisuda periode I tahun akademik 2024/2025, Safira lulus dengan IPK 3,94 predikat pujian. Tentu, sebuah hasil sangat memuaskan.
Safira mengaku sangat senang dan bangga atas nilai tertinggi CBT UKNPDPD tahun ini. Kelulusan UKNPDPD bukan sekedar pencapaian akademik. Namun, bukti nyata dari tekad, ketekunan, pengorbanan, dan doa yang tidak pernah putus terutama dari para orangtua.
Dia menegaskan akan mengimplementasikan ilmu yang dipelajarinya selama di perkuliahan dalam program internship (magang). “Ini sekarang masih menunggu internship penempatan,” katanya.
Setelah cukup pikiran dan tenaga menjalani profesi dokter, dia berkeinginan melanjutkan studi dengan mengambil pendidikan dokter spesialis.
“Insyaallah saya nantinya melanjutkan pendidikan spesialis, tapi tentunya ada banyak hal yang harus saya siapkan dan pelajari sebelum masuk ke sana,” jelasnya.
Wanita berparas cantik itu berterimakasih kepada seluruh dosen dan dokter yang pernah mengajarinya yang selama ini memberi arti penting baginya untuk bisa menjadi seorang dokter yang baik ke depannya.
Tidak lupa dukungan penuh dari kedua orang tua di setiap langkah perjuangannya.
“Saya sangat berterima kasih kepada orang tua saya karena sangat mendukung setiap langkah yang saya ambil untuk menimba ilmu di FK UB Malang,” kata dia.
Tak lupa, dia juga berpesan kepada adik-adik tingkat yang masih menimba ilmu di FK UB Malang agar sebanyak dan sesering mungkin bertanya kepada para dokter, dosen pembimbing, kakak tingkat, perawat, bidan, apoteker, maupun pihak lainnya yang berperan penting dalam proses belajar selama menempuh pendidikan kedokteran.
“Semangat buat teman-teman sejawat yang sedang berjuang ujian UKNPDPD, yakinlah bahwa kalian bisa, jangan panik tetap tenang dan jangan lupa berdoa,” katanya berpesan.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com






