Kediri, Jurnal Jatim – Program Quran Massive (Qurma) memiliki karya-karya kaligrafi yang apik. Karya dari anak-anak yang dipamerkan dalam silaturahmi Ramadan dibeli Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Masjid Baitul Maqdis Kelurahan Balowerti.
Karya kaligrafi yang dibeli oleh Wali Kota Kediri adalah buatan dari Keikan asal Kelurahan Setono Gedong. Gadis yang duduk di bangku kelas 5 SD tersebut mengaku senang karyanya dibeli oleh Wali Kota Kediri. Keikan juga mengaku senang membuat kaligrafi dan di Qurma hobinya semakin terasah.
“Senang dan bangga kaligrafinya dibeli Pak Wali Kota Kediri. Kaligrafi itu saya buat dengan waktu sehari. Saya sudah enam bulan ikut Qurma. Di sana saya belajar khat, tilawah, dan hafiz,” ujar Keikan pada Jumat (15/4/2022).
Wali Kota Kediri mengungkapkan program Qurma merupakan program yang digagas Pemerintah Kota Kediri. Tujuannya agar generasi muda di Kota Kediri menjadi generasi yang Qurani. Pada program Qurma anak diasah kemampuan baca tulis Al-Quran agar bisa naik level.
“Anak-anak ini di Qurma ini tidak hanya belajar baca tulis Al-Quran saja. Ada juga karya-karya kaligrafi yang bagus-bagus,” ungkapnya.
Abdullah Abu Bakar mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mendorong putra-putrinya mengikuti Qurma. Program itu ada di Masjid di setiap kelurahan.
“Ikutkan putra-putri panjenengan di program Quran Massive. Program ini gratis. Serta ada di Masjid-masjid terdekat,” katanya.
Sementara itu, Tim Qurma Kota Kediri, Mujayanah menambahkan spot-spot Qurma ada satu di setiap kelurahan. Pelaksanaannya dilakukan satu minggu sekali. Dalam Qurma anak-anak diajarkan takzim, tilawah dan khat. Semua diajarkan dari dasar.
“Alhamdulillah semakin hari anak-anak yang ikut meningkat. Paling banyak disukai kaligrafi dan tilawah. Semoga ke depan akan lebih baik lagi,” imbuhnya.
Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news dan akun instagram Jurnaljatim.com.