Jombang, Jurnal Jatim – Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke Nahdlatul Ulama (NU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan tiga poin penting kepada ribuan panitia lokal dalam apel siaga di halaman GSG (Gedung Serba Guna) KH Hasbullah Said PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas, Jombang, Rabu (22/7/2026).
Tiga poin tersebut yakni Gupuh, Suguh, Lungguh. Ketiga kata itu memiliki makna mendalam yang harus dilaksanakan oleh panitia Muktamar.
Kata Gus Ipul, Gupuh yang bermakna seluruh panitia harus sigap dan aktif mempersiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan Muktamar ke 35 NU.
“Alhamdulillah gupuhnya sudah tampak. Hari ini dibuktikan dengan apel bersama untuk menyambut muktamar ke 35. Insyaallah nanti yang membuka Muktamar Presiden ke 8 RI,” katanya
Menurutnya, momentum ini memiliki nilai historis karena setelah 100 tahun perjalanan NU, Muktamar kembali digelar di lingkungan yang berkaitan dengan salah satu pendiri NU, KH. Abdul Wahab Chasbullah.
Kemudian lungguh. Yakni mempersiapkan tamu-tamu bisa duduk dan tidur dengan tenang. Gus Ipul bersyukur kebutuhan untuk tamu sudah dihitung oleh panitia, di antaranya kebutuhan sebanyak 260 AC 2 PK.
Selain itu juga 3100 lebih kasur bantal dan sprei untuk para muktamirin. Menurut Gus Ipul, fasilitas itu telah didiskusikan dengan Gubernur Jawa Timur. Dalam singkatnya waktu, Gus Ipul menyebut akan melibatkan UMKM muslimat NU dan Fatayat NU.
“Nanti Muslimat, Fatayat akan digerakkan UMKM nya untuk membuat sprei khusus bagi peserta muktamar,” ujarnya.
Lalu lungguh, di mana fasilitas tempat duduk untuk para Muktamirin harus dipersiapkan dan ditata senyaman mungkin.
Sekjen PBNU tersebut mengatakan, suguhan tidak hanya makanan dan minuman, tapi suasananya, kenyamanannya, ketenangan sehingga semuanya bisa mengikuti muktamar dengan baik.
“Alumni silahkan (terlibat). Pokoknya kita lagi persiapkan semua supaya peserta bisa lungguh duduk dengan baik dan mendapatkan layanan yang terbaik,” ujarnya
Gus Ipul menyampaikan terima kasih kepada pihak Yayasan pondok pesantren Bahrul Ulum yang juga alan menyiapkan berbagai kegiatan seperti pameran UMKM dan salawatan untuk mengiringi Muktamar. Dengan begitu semuanya bisa menikmati muktamar selama lima hari 27-31 Agustus 2026 dengan baik.
“Jadi Kita suguhan yg bisa melayani semuanya tidak hanya peserta tapi pengunjung partisipan semua tamu tamu yang datang dari berbagai kelompok,” tandas pria yang menjabat menteri sosial RI itu.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com






