Jombang, Jurnal Jatim – Persiapan lahan parkir hingga infrastruktur Muktamar ke 35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada Sabtu (18/7/2026) sudah hampir rampung.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh, mengatakan sebagian besar pekerjaan infrastruktur telah selesai. Saat ini hanya menyelesaikan tahap akhir berupa pengurukan lahan parkir seluas 3 hektar dan area bazar.
“Kalau secara umum sudah selesai. Tinggal finishing pengurukan lahan parkir dan bazar yang berada di kawasan sawah timur sebagaimana yang sebelumnya sudah disurvei oleh tim PBNU,” katanya.
Sementara fasilitas dasar untuk peserta muktamar, termasuk sarana mandi, cuci, kakus (MCK), telah siap digunakan. Gus Rozaq menyebut kesiapannya sudah 100 persen.
“MCK sudah siap, lokasi pembukaan sudah disurvei, area-area kegiatan juga sudah dicek langsung oleh tim PBNU, sekarang tinggal menyelesaikan beberapa pekerjaan teknis terakhir,” katanya.
SC Muktamar PBNU Meninjau Langsung
Persiapan menjelang pesta hajatan organisasi Islam terbesar di Indonesia itu ditinjau langsung Ketua Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 NU, KH Ahmad Said Asrori.
Katib ‘Aam PBNU tersebut turun melihat sejumlah fasilitas dan infrastruktur pendukung yang disiapkan panitia lokal. Di antaranya lahan parkir dan area bazar yang masih tahap penyelesaian pengurukan tanah.
Dari hasil peninjauan lapangan, SC PBNU menilai pondok pesantren Bahrul Ulum sebagai tuan rumah telah melakukan kesiapan yang sangat baik.
Selain itu, keterlibatan berbagai elemen Nahdlatul Ulama di Jombang dalam menyambut muktamar, mulai dari PCNU Jombang, MWCNU, ranting-ranting NU, hingga keluarga besar pondok pesantren telah menunjukkan semangat gotong royong untuk menyukseskan pelaksanaan muktamar.
KH Ahmad Said Asrori optimistis muktamar dapat berlangsung lancar dan sukses berkat dukungan penuh dari keluarga besar pesantren, pengurus NU di semua tingkatan, serta masyarakat Jombang.
“Kita berharap muktamar nanti berjalan dengan baik, penuh kebahagiaan, kegembiraan, sukses, berkah dan membawa manfaat bagi warga NU, pesantren, bangsa, dan negara,” tuturnya.
Dia menambahkan, semangat utama yang dibangun seluruh panitia adalah ikramud dhuyuf atau memuliakan tamu. Ribuan muktamirin, peninjau, dan para muhibbin yang akan datang ke Jombang nantinya harus mendapatkan pelayanan terbaik selama mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU.
“Kami melihat semua pihak sedang mempersiapkan diri untuk memuliakan para tamu, baik peserta muktamar maupun para muhibbin yang akan hadir meramaikan kegiatan ini,” imbuhnya.
Menurutnya, Muktamar ke-35 NU akan menjadi momentum penting untuk membahas berbagai persoalan strategis, baik yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan maupun kebangsaan.
“NU sejak awal didirikan membawa dua amanah besar, yakni amanah diniyah dan amanah wathaniyah. Karena itu nanti dalam muktamar akan dibahas berbagai program dan agenda yang menyangkut kepentingan umat sekaligus bangsa Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk terus memanjatkan doa dan melakukan mujahadah agar pelaksanaan muktamar ke 35 NU pada 27-31 Agustus berjalan sesuai harapan, membawa keberkahan dan manfaat bagi Nahdlatul Ulama dan Indonesia.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com






