Pedagang Pasar Ikan Hias SLG Kediri Surati DPRD, Ajukan 5 Tuntutan Isu Pemindahan RJM

Kediri, Jurnal Jatim – Paguyuban Pedagang Pasar Ikan Hias dan Kuliner Simpang Lima Gumul (SLG), Desa Sumberjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri menyurati DPRD Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Surat audiensi kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Kediri dilayangkan pada Senin (20/7/2026). Surat itu meminta kejelasan terkait keberlangsungan aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Ikan Hias Gumul.

Sebab, telah berhembus isu rencana pemindahan sentra perdagangan Raja Murah (RJM) yang selama ini berkontribusi terhadap tingginya kunjungan masyarakat ke kawasan tersebut.

Ketua Paguyuban Pasar Ikan Hias dan Kuliner Gumul, Sarjana, mengatakan audiensi diharapkan menjadi ruang dialog antara pedagang dan para pemangku kebijakan.

“Kami mengajukan surat ke dewan untuk meminta audiensi terkait keberadaan kami sebagai pedagang Pasar Ikan Hias. Kebetulan saat ini ada persoalan mengenai RJM. Keberadaan RJM selama ini sangat membantu menarik pembeli ke pasar kami,” ujarnya.

Menurut Sarjana, para pedagang berharap setiap kebijakan nantinya mempertimbangkan dampaknya terhadap pelaku usaha kecil yang menggantungkan penghasilan di kawasan tersebut.

“Kami berharap ada solusi terbaik yang memberikan kepastian dan dampak positif bagi seluruh pedagang,” katanya.

Salah seorang pedagang ikan hias, Bang Timo menambahkan para pedagang telah melalui proses panjang untuk mengembangkan Pasar Ikan Hias Gumul hingga dikenal masyarakat. Apabila terjadi perubahan yang berdampak pada arus pengunjung, maka harus kembali membangun usaha dari awal.

“Harapan kami sederhana, kami bisa tetap berjualan dengan lancar, pengunjung mudah datang, dan situasi tetap kondusif. Kalau ada persoalan, mari dibicarakan bersama agar ditemukan solusi yang baik untuk semua pihak,” katanya.

Dalam surat nomor 003/PIHK/VII/2026, Paguyuban Pasar Ikan Hias dan Kuliner Gumul menyampaikan lima poin aspirasi kepada DPRD Kabupaten Kediri.

Yakni penguatan kepastian lokasi pasar ikan hias Gumul, peningkatan promosi dan penyelenggaraan kegiatan untuk menarik pengunjung, pembenahan sarana dan prasarana, pemberdayaan UMKM serta pembudidaya ikan hias lokal, dan pembahasan solusi berkelanjutan terhadap berbagai persoalan di kawasan SLG.

Isu rencana pemindahan sentra perdagangan Raja Murah (RJM) terus beredar luas. Namun, sampai saat ini masih belum didapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kediri maupun pihak pengelola RJM.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com