oleh

Dua Ton Benih Padi Disiapkan untuk Bantu Petani Korban Banjir di Jombang

Jombang, Jurnal Jatim – Dinas Pertanian (Disperta) Jombang, Jawa Timur menyiapkan  benih padi sekitar 2 ton lebih untuk membantu petani penggarap yang tanaman padinya mati akibat terendam banjir akhir Februari hingga awal Maret 2022 lalu.

Seperti diketahui, musim hujan pada kurun waktu antara akhir Pebruari hingga awal Maret merendam lahan pertanian warga. Lama waktu tergenang banjir berbeda-beda, hingga satu pekan lebih, akibatnya tanaman padi menjadi rusak dan mati.

Sesuai data yang dimiliki Dinas Pertanian, luas lahan tanaman padi yang rusak akibat banjir mencapai 85,5 hektar, tersebar pada enam Kecamatan di Kabupaten Jombang. Bantuan benih padi akan disalurkan kepada pata petani dengan rincian 25 kilogram per hektar.

Kepala Dinas Pertanian Jombang, Much Rony mengatakan hasil inventarisasi tim Dinas Pertanian di lapangan ada sekitar 8,5 hektar sawah tanaman padi di enam kecamatan yang rusak akibat banjir. Kerusakan tanaman padi bervariasi.

Enam kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Peterongan seluas 6,5 hektar dari total sawah yang terendam banjir 72 hektar. Kemudian di Kecamatan Tembelang tanaman padi mati sebanyak 11 hektar dari  luas sawah yang kena banjir sekitar 39 hektar.

Berikutnya dii Kecamatan Kesamben sawah yang tergenang air 246 hektar dengan total mengalami kerusakan 26 hektar. Di Kecamatan Kesamben banjir melanda di kawasan Desa Jombatan, Desa Podoroto, Desa Kedungbetik, dan Desa Kedungmlati. Empat desa tersebut merupakan muara air hujan dikala musim penghujan, dan langganan banjir.

Di Kecamatan Megaluh tanaman padi yang tergenang air hujan seluas 37 hektar, namun kondisi tanaman masih selamat, tidak mengalami kerusakan parah. Sedangkan di Kecamatan Ploso area sawah yang tergenang banjir 334 hektar,  dari luasan itu tanaman padi yang rusak dan mati seluas 42 hektar.

Selain di wilayah Jombang bagian utara, banjir juga melanda di Kecamatan Perak, merendam tanaman padi seluas 10 hektar, namun tidak sampai menimbulkan kerusakan pada tanaman padi milik petani setempat.

“Dinas Pertanian telah menyiapkan bantuan melalui program stimulus bagi petani, dengan total benih padi lebih dari  2 ton,  dengan rincian 25 kilogram per hektar,” katanya.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News.