Gus Rozin Silaturahim ke Ulama dan Pesantren Yogyakarta, Perkuat Ukhuwah

Yogyakarta, Jurnal Jatim – Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, melakukan rangkaian silaturahim ke sejumlah ulama dan pondok pesantren di Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (3/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar mempererat ukhuwah, memohon doa restu para masyayikh, sekaligus meminta arahan terkait langkah Nahdlatul Ulama dalam menyongsong abad keduanya.

Rangkaian silaturahim diawali dengan sowan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Ibu Nyai Hj. Ida Fatimah Zainal.

Dalam suasana penuh kekeluargaan dan kehangatan, Gus Rozin memohon doa serta nasihat agar Nahdlatul Ulama senantiasa mampu menjaga tradisi keilmuan pesantren, memperkuat khidmah kepada umat, serta tetap menjadi perekat persatuan bangsa.

Usai bersilaturahim, Gus Rozin melanjutkan ziarah ke makam KH Muhammad Munawwir, ulama kharismatik pendiri Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak yang dikenal sebagai salah satu tokoh besar dalam tradisi pendidikan Al-Qur’an di Indonesia.

Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga sanad keilmuan, merawat warisan perjuangan ulama, dan melanjutkan nilai-nilai yang telah diwariskan kepada generasi penerus.

Agenda di Yogyakarta kemudian ditutup dengan sowan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Dr. KH Mu’tashim Billah, S.Q., M.Pd.I. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan membahas berbagai isu strategis.

Mulai penguatan pendidikan pesantren, kaderisasi ulama, hingga pentingnya mempererat sinergi antarpesantren dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.

Bagi Gus Rozin, silaturahim kepada para masyayikh dan pesantren bukan sekadar agenda kunjungan, melainkan bagian dari tradisi luhur Nahdlatul Ulama yang harus terus dirawat. Menurutnya, setiap ikhtiar membangun organisasi harus berlandaskan penghormatan kepada ulama, menjaga kesinambungan sanad keilmuan, serta memperkuat ukhuwah di lingkungan jam’iyah.

Melalui rangkaian silaturahim tersebut, Gus Rozin berharap semangat kebersamaan, khidmah, dan nilai-nilai kepesantrenan dapat terus menjadi fondasi utama bagi Nahdlatul Ulama dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus menyongsong perjalanan organisasi di abad kedua dengan semakin kokoh dan maslahat bagi umat, bangsa, dan negara.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com