oleh

Kreatif, Anak-anak Jombang Sulap Sampah Jadi Alat Kampanye Prokes 3M

Jombang, Jurnal Jatim – Benar-benar kreatif anak-anak di Jombang, Jawa Timur ini. Mereka mengolah sampah sebagai media kampanye protokol kesehatan (Prokes) 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak guna mencegah COVID-19.

Pemasangan Instalasi 3 M karya seni anak-anak dari bahan sampah dilakukan di Taman Kebon Ratu, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, pada Minggu (3/10/2021) siang.

Mereka adalah anak-anak Desa Tanjung Wadung, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang yang didampingi sanggar hijau dan Badala Nusantara. Mereka membuat instalasi seni berbentuk virus korona menggunakan bambu dan sampah plastik. Selain itu, juga membuat mainan pesawat dan bunga berbahan sampah.

Sebelum instalasi 3M di taman wisata Kebon Ratu, mereka bertemu dan menyerahkannya hasil kreasinya kepada Bupati Jombang, Mundjidah Wahab di Pendopo Kabupaten dengan didampingi UNICEF beserta pendampingnya.

Dihadapan Bupati Jombang, anak-anak menceritakan proses karyanya dari sampah berbahan sampah yang diambil dari jalan, dan tepi sungai.

“Saya ingin bercerita. Kami memungut sampah di sungai, lalu memisahkan sesuai dengan jenis sampah. Lalu kita buat bingkai lingkaran dari bambu setelah itu memasukkan sampah yang berjenis plastik pada ke dalam bingkai lingkaran bambu,” cerita gadis kecil bernama Anggi dihadapan Mundjidah.

“Setelah selesai kita menghiasinya dan mewarnainya dengan membentuk monster virus corona untuk dijadikan instalasi dengan didampingi kakak-kakak Badala Nusantara dan sanggar hijau Indonesia dengan mematuhi prokes 3 M. Kami juga membuat mainan dari sampah,” lanjutnya.

Kreatif, Anak-anak Jombang Sulap Sampah Jadi Alat Kampanye Prokes 3M

Bupati Mundjidah mengaku bangga dan mengapresiasi hasil karya anak-anak dari sampah yang diolah menjadi barang bermanfaat bagi kepentingan publik untuk mengampanyekan prokes dengan didampingi Unicef perwakilan Surabaya.

Dikatakan Mundjidah, kampanye Prokes olrh anak-anak itu sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Prokes di masa pandemi.

“Kalau anak-anak di tiap desa bisa seperti ini, insyaallah negara, keluarga akan terus termotivasi melaksanakan Prokes. Kalau tidak memakai masker, kan anak-anak yang mengingatkan. Ini sekaligus mendidik anak-anak untuk berdisiplin melaksanakan prokes yang ditetapkan pemerintah,” katanya.

Setelah bertemu dengan Bupati, puluhan anak-aanakbersama pendampingnya bergerak ke Taman Kebon Ratu untuk instalasi 3M. Instalasi itu di dalam area wisata sebelah barat yang sering dikunjungi masyarakat.

Instalasi itu menjadi media kampanye kepada siapa pun, khususnya anak-anak, agar patuh pada protokol kesehatan.

“Ini adalah bentuk dari partisipasi anak. Anak-anak adalah hak partisipasi untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk diri mereka maupun lingkungan dan tentunya untuk kita semua,” kata kepala perwakilan UNICEF Surabaya, Ermi Ndoen.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Azriel