oleh

Tak Pakai Masker, Puluhan Warga di Kota Madiun Disanksi Kerja Sosial

MADIUN (Jurnaljatim.com) – Setidaknya terdapat 28 pelanggar protokol kesehatan terkena sanksi sosial. Puluhan pelanggar tak memakai masker yang terjaring saat melintas di depan Balai Kota Madiun terpaksa melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar lokasi sebelum melanjutkan perjalanan, Sabtu (29/8/2020).

Sanksi kerja sosial tersebut dinilai cukup efektif. Selain membuat jera, sanksi juga sebagai sarana edukasi sekaligus pembelajaran bagi yang lain.

‘’Berangkat dari Instruksi Presiden kita breakdown jadi perwal 39/2020 dan malam ini kita terapkan. Ada sanksi kerja sosial bagi pelanggar protokol kesehatan,’’ kata Wali Kota Madiun, Maidi.

Maidi saat itu memimpin langsung jalannya razia tersebut. Pelanggar langsung diberhentikan lalu dilakukan pendataan. Sepuluh alat penyemprot punggung telah disiapkan.

Mereka lantas diminta melakukan penyemprotan areal pedestrian. Mulai tempat duduk, spot-spot foto, tiang lampu, dan lain sebagainya. Panjang areal penyemprotan satu kilometer.

‘’Kita tidak menerapkan sanksi berupa denda materi. Tetapi sifatnya kerja sosial untuk juga mengerem penyebaran COVID-19,’’ jelasnya.

Bagi yang tidak ingin melakukan penyemprotan juga ada sanksi lain. Yakni, membeli antara 10 sampai 20 masker atau hand sanitizer untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat.

Sanksi diberlakukan untuk semakin mendisiplinkan masyarakat. Razia bakal rutin digelar ke depan dengan waktu pelaksanaan secara acak. Maidi menyebut razia juga bakal di tempat keramaian, seperti mal.

‘’Nanti terus kita lakukan di pusat keramaian, termasuk di mal. Ada yang melanggar langsung menyemprot di areal mal itu,’’ ucapnya tegas.

Sanksi sosial tersebut, lanjut Maidi, diharap membuat jera para pelanggar. Selain itu, memberikan edukasi tentang penerapan protokol kesehatan. Bagi masyarakat lain bisa menjadi pembelajaran.

‘’Dia melanggar kita hukum dengan kegiatan yang juga untuk mengamankan dirinya sendiri dan orang lain dari COVID-19. Mohon maaf kita tegas demi kebaikan kita bersama,’’ tutupnya.


Editor: Hafid