Kisah Pasutri Pulang Belanja Disabet Sabit Oleh Pemotor di Jombang, Pelaku Masih Diburu

Jombang, Jurnal Jatim – Peristiwa tragis dialami pasangan suami istri (pasutri) Suwono (59) dan Supriatin (52) warga Jl Mayjen Sungkono Dusun Dayu, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang.

Saat perjalanan pulang dari belanja, mereka yang berboncengan motor tiba-tiba disabet sabit oleh pemotor tak dikenal hingga luka pada wajah.

Peristiwa penganiayan pada Rabu (22/4/2026) pukul 19.00 WIB itu telah dilaporkan korban ke Polsek Jombang dan dalam penyelidikan kepolisian.

“Kami tengah menyelidiki kasus ini dengan meminta keterangan korban dan olah TKP,” kata Kapolsek Jombang, AKP Edy Widoyono.

Edy menjelaskan, awal mulanya Suwono membonceng istrinya melaju dari arah barat, pulang dari belanja. Di belakang mereka, melaju sepeda motor berwarna putih yang dikendarai pelaku.

Korban sedikitpun tak curiga jika akan mengalami celaka. Ketika sampai pertigaan sebelah kanan arah rumahnya, mereka dihentikan pelaku yang mendahuluinya.

“Pelaku kemudian mengajak ngobrol Suwono, pada saat itu posisi sama-sama di atas kendaraan,” kata Edy.

Tak lama berselang, korban melanjutkan perjalanan belok gang arah kanan menuju rumahnya, diikuti oleh pelaku hingga dapat mendahuluinya.

“Ketika berada di depan, pelaku balik kanan dan. mengeluarkan sabit lalu mengarahkan ke Suwono hingga mengenai pipi kirinya,” ujarnya.

Akibat sabetan tersebut, Suwono mengalami luka dan ditolong warga setempat. Suwono kemudian dilarikan ke rumah sakit. Sementara, pelaku berhasil kabur dengan kendaraanya mengarah ke utara.

Hingga kini belum diketahui terduga pelakunya. Unit reskrim Polsek Jombang tengah bekerja keras mengungkap kasus tersebut.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap orang tak dikenal dengan yang melakukan aksi kejahatan dengan berbagai modus.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com

Editor: Rohman