Kediri, Jurnal Jatim – Seorang balita berinisial NZ (3), warga Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota Kediri, ditemukan tewas di dalam rumahnya. Dia diduga menjadi korban penyiksaan lingkungan keluarga.
Kondisi korban sangat memprihatinkan, terdapat luka memar dan pembengkakan di wajah. Selain itu, sejumlah bagian tubuhnya juga luka lebam yang telah menghitam.
Selain NZ, dua kakak korban, PP (6) dan PT (7), juga dilaporkan mengalami luka lebam di hampir seluruh tubuhnya. Keduanya diduga turut menjadi korban kekerasan dalam lingkungan keluarga.
Tetangga korban, Suparno, mengaku sempat mendengar suara tangisan dari dalam rumah sebelum kejadian terungkap. Saat ia datang, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan diletakkan di ruang depan rumah.
“Saya tidak mendekat karena tidak tega melihat kondisi korban,” ujar Suparno dalam keterangannya.
Baharudin Yusuf Zarkasyi, Ketua RW setempat mengatakan pihaknya menerima laporan warga terkait dugaan kekerasan terhadap anak yang berujung kematian.
“Dari informasi warga, korban dan kedua kakaknya diduga sering mendapatkan penganiayaan dari nenek, ayah tiri, dan ibu kandungnya. Saat kejadian, di rumah hanya ada korban, kedua kakaknya, dan nenek,” ujarnya.
Berdasarkan informasi, ibu kandung dan ayah tiri korban diketahui sedang bekerja saat peristiwa tragis itu terjadi.
Saat ini, jasad korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk autopsi guna memastikan penyebab kematiannya. Polisi juga telah memasang garis polisi di rumah korban untuk kepentingan penyelidikan.
Pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Kediri Kota tengah memeriksa nenek, ayah tiri, serta ibu kandung korban guna mengungkap kasus tersebut.
Kasus ini masih dalam penanganan aparat, dan polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sembari menunggu hasil penyelidikan resmi.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com






