Viral Patung Macan Putih Gemoy di Kediri, UMKM Balongjeruk Raup Berkah!

Kediri, Jurnal Jatim – Sejumlah pelaku UMKM raup berkah setelah patung macan putih yang berada di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur viral di media sosial.

Sebab, ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah. Mereka tidak hanya berkunjung melihat serta memotret patung macan  yang dinilai unik dan berbeda dari patung macan umumnya, tetapi juga membeli makanan dan souvenir para pedagang sekitar lokasi.

Menurut pedagang, tiga hari terakhir ini penjualan produk bertema macan putih “gemoy” seperti kaos, gantungan kunci, dan stiker meningkat drastis.

“Hari ini saya membawa sekitar 80 kaos dewasa dan anak-anak. Sekarang tinggal satu kaos dewasa. Kaos dewasa saya jual Rp70 ribu, sedangkan kaos anak-anak Rp40 ribu,” ujar salah satu pedagang saat ditemui di lokasi, Selasa (6/1/2026).

Bahkan, pelaku UMKM lainnya mengaku kewalahan memenuhi permintaan karena stok kaos cepat habis. “Biasanya hanya terjual 5 sampai 10 kaos per hari. Setelah viral, bisa mencapai 25 hingga 50 kaos per hari. Patung macan putih ini sangat membantu UMKM desa,” katanya.

Sunar Widianingrum, pedagang kaos souvenir di sekitar lokasi, mengaku tidak menyangka patung tersebut membawa dampak ekonomi bagi warga.

“Biasanya penjualan tidak sampai 20 kaos per hari. Saat ramai, terutama hari Minggu, bisa lebih dari 50 kaos. Harapan kami, tempat ini terus berkembang menjadi wisata lokal Desa Balongjeruk,” ujarnya.

Sementara itu, Eko Bagusrama, pengunjung asal Surabaya menilai patung macan putih memiliki daya tarik tersendiri. “Unik dan berbeda dari patung macan yang lain. Sayang kalau dibongkar. Dengan adanya patung ini, pedagang di sini jadi hidup dan bisa menarik pengunjung dari luar daerah,” katanya.

Pembuat patung macan putih, Suwari, menjelaskan sejak awal konsep patung dirancang agar terlihat ramah dan menyenangkan, terutama bagi anak-anak. “Konsepnya memang dibuat lucu dan tidak menakutkan supaya anak-anak senang dan orang tertarik datang,” jelasnya.

Dikatakan dia, proses pembuatan patung dilakukan dengan keterbatasan waktu dan anggaran, namun tetap dilandasi niat untuk menghadirkan ikon bagi Desa Balongjeruk. Hingga kini, lokasi patung macan putih gemoy masih terus dikunjungi masyarakat.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com