Jumat Curhat, Kapolres Jombang Ditanya Penanganan Bentrok Pesilat dan Narkoba

Jombang, Jurnal Jatim – Jumat Curhat Polres Jombang kembali bergulir. Kali ini jajaran polisi menyambangi dan berjumpa langsung dengan masyarakat beserta karyawan PT Wahana Sejahtera, di Masjid Buwarno dalam areal pabrik, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Jumat (13/1/2023).

Kapolres Jombang, AKBP Moch Nurhidayat membuka secara terbuka dialog dengan peserta salat Jumat. Benar saja, Kapolres mendapatkan dua pertanyaan dari jemaah salat Jumat.

Curhat pertama dari Yayan bagian Admin HRD PT AFCO mempertanyakan peristiwa bentrok antar perguruan silat. Kapolres ditanya bagaimana upaya penanganan dan pembinaan. Curhat kedua, dari Agung yang menanyakan upaya pencegahan terhadap peredaran Narkoba.

Kapolres mengatakan ranah pencegahan dan penanganan bentrok perguruan silat sudah dilakukan koordinasi dengan 24 Perguruan Silat di Jombang. Dimana 15 di antaranya merupakan anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

“Kami selalu mendukung kegiatan positif, jika melakukan penganiayaan atau kekerasan sudah masuk ranah pidana,” ungkap Nurhidayat dalam penjelasannya.

Pihaknya selalu memberikan imbauan dan arahan kepada semua Perguruan silat agar tidak melakukan tindakan provokasi yang berkonsekuensi hukum.

“Kami mengimbau dan meminta kepada para anggota perguruan silat untuk tidak melakukan provokasi,” tegas akpol lulusan 2002 tersebut.

Ia menegaskan mengenai peredaran Narkoba jika ada kedapatan mengedarkan maka akan ditindak. Kendatipun begitu juga ada upaya pencegahan dengan mengenali ciri – ciri pemakai Narkoba.

“Ada ciri-ciri fisik yang dapat dikenali, semua kita bisa mengingatkan. Karena penting untuk melakukan pencegahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semua bertanggungjawab untuk menjaga ketertiban dan keamanan sekitar. Jika mengetahui tindakan yang diduga melanggar hukum, pihaknya membuka pintu untuk membuat pelaporan.

“Kita jaga kamtibmas, setuju!, kalau aman ekonomi jadi lancar,” pungkas Nurhidayat.

Setelah penjelasan dari Kapolres, acara Jumat Curhat ditutup. Ratusan jemaah salat Jumat yang mayoritas adalah karyawan PT AFCO meninggalkan lokasi dan melanjutkan aktifitas bekerja kembali.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.