Ditangkap Polisi, Begini Aksi Kawanan Pencuri Motor 32 Lokasi di Tulungagung

Tulungagung, Jurnal Jatim – Kawanan spesialis pencuri sepeda motor yang beraksi di 32 lokasi di wilayah Tulungagung saling berbagi peran mulai dari menyurvei tempat hingga mengeksekusi motor yang dicurinya.

Demikian modus komplotan curanmor yang dilakukan enam orang pelaku yang dua di antaranya telah ditangkap petugas Reserse Kriminal Polres Tulungagung, Jawa Timur.

Dua orang pelaku yang ditangkap yakni MR (27) laki-laki asal Desa Larangan Timur, Kecamatan Tanjung Bumi, dan SB (26) pria asal Desa Dumajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. Sedangkan 4 pelaku lainnya MR, MS, RD, dan DR masih dalam pencarian orang (DPO).

“Dua orang yang kita amankan merupakan kawanan pelaku spesialis Curanmor yang kerap beraksi di wilayah Tulungagung,” ujar Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, Jumat (11/11/2022).

Dikatakan Eko, dalam menjalankan aksinya, para pelaku tersebut berbagi peran secara bergantian dengan jumlah pelaku 4 sampai 5 orang. Perannya mulai dari yang survei lokasi, eksekusi, dan oper barang curian yang langsung dibawa ke Pulau Madura.

“Dalam aksinya para pelaku menggunakan kunci T atau mendorong dan ketika kunci motor masih menancap langsung dibawa kabur. Bahkan pelaku tidak segan melawan dan menodongkan senjata api jika aksinya itu diketahui korban atau masyarakat,” kata Eko.

Penangkapan spesialis curanmor itu pada Jumat (23/9/2022) lalu sekitar 17.30 WIB. Awalnya unit Resmob Polres Tulungagung menangkap salah satu pelaku MS di jalan Pattimura.

Saat ditangkap, MS kedapatan membawa barang bukti setelah melakukan pencurian di Desa Sidorejo Kecamatan Kauman. Penangkapan MS itu dikembangkan lagi.

Pada (26/10/2022), petugas Reskrim dibackup Resmob Polres Bangkalan menggerebek dan menggeledah rumah 2 orang pelaku lainnya.

Dua orang pelaku itu di antaranya pelaku yang menguasai senjata api dan penjual hasil curian di wilayah Tanjung Bumi Bangkalan. Namun keduanya tidak berada di rumah dan petugas tidak menemukan barang buktinya.

“Namun demikian, petugas menangkap 1 pelaku lainnya yakni SB beserta barang bukti yang pada saat itu ada di tempat kos wilayah pesisir pantai Bancaran, Bangkalan,” ujar Eko.

Adapun barang bukti yang disita petugas antara lainnya, 1 buah kunci T, 3 buah mata kunci, 1 buah kunci duplikat, 2 buah sepeda motor Honda Beat Nopol AG 3880 RAJ dan Honda Vario 125 Nopol M 4702 IC, 2 buah HP Android, 1 buah jemper warna hitam, dan 1 buah celana jeans.

“Dari hasil penyidikan, para pelaku ini dalam waktu 3 bulan melakukan pencurian ranmor di wilayah Tulungagung sebanyak 32 TKP. Dan para pelaku merupakan DPO di wilayah hukum Polres Bangkalan dalam kasus pasal 363 dan 365 KUHP dengan menggunakan Sajam jenis Celurit,” katanya.

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia Putra menambahkan, untuk pelaku SB terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas karena saat akan ditangkap melakukan perlawanan.

“Terpaksa kita lumpuhkan karena melawan petugas saat akan ditangkap,” tambahnya.

Atas perbuatannya kedua pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka akan dijerat dengan pasal 363 ke 3e, 4e, 5e Jo pasal 65 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara.

“Petugas kami dari Satreskrim masih melakukan pencarian barang bukti yang belum diketemukan dan masuk dalam daftar pencarian barang (DPB),” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyerahkan motor Honda Beat milik warga yang menjadi korban pencurian di TKP Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.