oleh

Kejadian di Batu, Ayah Perkosa dan Cabuli Anak Tiri Sejak SMP Hingga SMK

Batu, Jurnal Jatim – Seorang Ayah berinisial WD alias Gareng (42) di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur tega mencabuli dan memperkosa anak tirinya sejak SMP berusia 12 tahun hingga masuk SMK.

Polisi akhirnya menangkap pria itu setelah ibu kandung korban RW (36) melaporkan kejadian yang dialami putrinya tersebut.

“Pelaku WD melakukan pencabulan terhadap anak berinisial SYS, pelajar yang masih berumur 12 tahun atau kelas 1 SMP, ” kata Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin saat konferensi pers Selasa (21/9/2022).

Oskar menjelaskan, WD dilaporkan istrinya karena mencabuli menyetubuhi anak tirinya saat berusia 12 tahun atau ketika masih SMP.

Korban dipaksa untuk berhubungan badan. Meski awalnya sempat menolak, namun korban tak kuasa melawan hingga akhirnya tersangka berhasil menyetubuhi anaknya.

“Pada Saat itu alat kelamin korban sempat mengalami pendarahan, dan setelahnya tersangka mengancam korban untuk tidak bilang kepada ibunya dan dijanjikan akan dibelikan HP, namun faktanya korban tidak dibelikan HP oleh tersangka,” jelasnya.

Berikutnya ketika korban kelas 2 SMP atau berumur 13 tahun, tersangka mengulangi perbuatan bejatnya hingga sebanyak 3 kali.

Sedangkan pada saat korban kelas 3 SMP berumur 14 tahun, tersangka melakukan perbuatannya sebanyak 3 tiga.

“Sehingga dalam kurun waktu 2018 sampai dengan 2021 tersangka sebanyak 7 kali melakukan perbuatan persetubuhan kepada korban,” ujarnya.

Ketika duduk di kelas 1 SMK 2021, korban sudah tidak mau lagi diajak bersetubuh oleh ayah sambungnya. Namun, seringkali korban mendapat perlakuan pelecehan seksual atau cabul dari WD.

Pelecehan seksual yang dialami yakni korban diraba-raba payudara dan alat kelaminnya. Itu terjadi setelah korban mandi di rumah.

“Perlakuan itu biasanya dilakukan pada saat korban habis mandi, menjemur pakaian dan pada saat tidur malam hari,” katanya.

Merasa tidak kuat dengan kondisi yang dialaminya, akhirnya korban pada Selasa 23 Agustus 2022 menceritakan kepada ibunya tentang perbuatan bejat ayah tirinya, yakni telah menyetubuhi dan mencabuli dirinya.

Menurut Oskar, perbuatan pencabulan itu dilakukan oleh tersangka dengan ancaman kepada korban. Namun korban sudah tidak tahan dan akhirnya menceritakan kepada ibu kandungnya.

“Dan selanjutnya ibu korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Polres Batu,” tandasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka diduga melanggar Pasal 81 ayat (3) Jo 76D dan Pasal 82 ayat (2) Jo 76E UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 KUHP.

“Tersangka WD terancam pidana penjara maksimal 15 tahun atau paling singkat lima tahun,” pungkasnya.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com