oleh

Kasus Intimidasi Jurnalis, PWI Jombang Tunjuk Pengacara Beny Hendro

Jombang, Jurnal Jatim – PWI Jombang, Jawa Timur menunjuk pengacara Beny Hendro Yulianto, SH sebagai penasehat hukum untuk mendampingi wartawan Muhammad Fajar El Jundy yang menjadi korban intimidasi oleh oknum guru dan kepala sekolah.

“Menunjuk dan memberikan mandat kepada saudara Beny Hendro Yulianto sebagai penasehat hukum untuk mendampingi Muhammad Fajar El Jundy,” kata Ketua PWI Kabupaten Jombang, Sutono Jumat (2/9/2022).

Penasehat hukum dibantu/ berkoordinasi langsung dengan tim pendampingan dari PWI Jombang. Yakni Ketua PWI Jombang Sutono, Yusuf Wibisono, Muhammad Syafi’i dan M. Nasihuddin.

Muhammad Fajar El Jundy, Rabu (31/8/2022) sedang menjalankan tugas jurnalistik meliput peristiwa di GOR Merdeka Jombang. Dimana pada saat itu terjadi kericuhan antar suporter dalam pertandingan bola voli piala bupati cup antara tim dari SMK Dwija Bhakti Jombang melawan SMKN 3 Jombang.

Saat bertugas, stringer televisi nasional itu mendapatkan intimidasi dari oknum guru dan kepala sekolah, kamera dirampas dan dipaksa menghapus gambar.

Setelah menerima laporan Fajar, Polisi menerapkan pasal 407 KUHP untuk menangani kasus tersebut berdasarkan keterangan pada tanda bukti lapor nomor : LP/B/165/VIII/2022/SPKT/POLRES JOMBANG/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal tanggal 31 Agustus 2022.

Dapat diduga, penerapan pasal tersebut tidak cermat serta menempatkan Fajar tidak sebagai orang yang menjalankan tugas jurnalistik pada peristiwa tersebut.

Padahal semestinya, polisi merujuk pada UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers, untuk menangani kasus yang dialami oleh Fajar.

Karena peristiwa yang dialami Muhammad Fajar El Jundy adalah kasus yang seharusnya ditangani dengan konstruksi sebagaimana ketentuan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers.

Maka, PWI Kabupaten Jombang memutuskan melakukan pendampingan terhadap Muhammad Fajar El Jundy agar kasusnya ditangani oleh Kepolisian sesuai ketentuan dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers.

“Menempuh berbagai upaya yang diperlukan agar kasus yang dialami oleh Muhammad Fajar El Jundy ditangani oleh Kepolisian sesuai ketentuan dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers,” kata Sutono.

Untuk diketahui, Muhammad Fajar Eljundy merupakan anggota PWI Jombang dengan status anggota muda, wartawan aktif yang bekerja sebagai stringer TV One, pemegang kompetensi wartawan muda.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.