oleh

Lima Orang Tersangka Jaringan Curanmor Dibekuk Polisi Pasuruan

Pasuruan, Jurnal Jatim Dalam dua pekan terakhir, Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan, Jawa Timur telah menangkap 5 orang diduga pelaku spesialis pencurian motor (Curanmor) dan penadah barang hasil kejahatan.

Dalam aksinya, para pelaku melakukan aksi pencurian dengan pemberatan secara bersama-sama dengan menggunakan kunci T.

“Para pelaku tidak segan-segan melukai korban untuk meloloskan diri pada saat melancarkan aksinya. Mereka juga sebagai penadah kendaraan sepeda motor hasil kejahatan,” kara Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi

Kelima orang pelaku adalah JR (43) warga Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo;  RM (25) warga Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan; DL (24) asal Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan; HY (35) warga Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan dan IB (22) warga Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

“Pelaku telah ditetapkan tersangka dalam kasus ini dan dilakukan penahanan,” kata Bayu menegaskan.

Bayu mengungkapkan penangkapan kelima tersangka itu merupakan tindak lanjut dari laporan pencurian yang diterima Satreskrim Polres Pasuruan.

“Dari beberapa laporan yang masuk, ternyata modus operasi yang dilakukan para pelaku sama yakni berbekal kunci T yang digunakan untuk membobol rumah kontak motor,” kata Bayu.

Menurut Bayu, para pelaku tidak hanya melakukan aksi kejahatan di wilayah Hukum Kabupaten Pasuruan, tetapi juga di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Dari tersangka JR disita barang bukti berupa 1 sepeda motor Honda Beat Nopol W 3025 NBY; 1 bilah senjata tajam jenis clurit; 1 buah kunci T; 1 jaket parasit; 1 celana jeans; 1 pasang sepatu dan sarung clurit.

“Tersangka JR dikenakan pasal Pasal 365 KUHP ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tegasnya.

Selanjutnya, dari penangkapan tersangka RM disita 1 buah BPKB Honda CRF Nopol N 3067 TV. RM dikenakan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Dari tersangka DL diamankan barang bukti 1 buah BKPB dan STNK serta 1 Unit kendaraan Sepeda motor merk yamaha Vixion nopol L 5671 YZ; 1 Buah BKPB dan STNK serta 1 unit kendaraan motor merk honda beat nopol AE 4539 FY.

1 buah rekaman CCTV; 1 jaket tersangka saat melakukan pencurian dan terekam CCTV serta celana tersangka yang digunakan saat melakukan pencurian.

“Terhadap tersangka DL dikenakan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman 9 tahun penjara,” ujarnya.

Kemudian dari tersangka HY, polisi menyita barang bukti 1 unit motor Honda Vario Nopol N 4101 TCL; 1 kantong kecil  wadah kunci leter T; dan 2 buah mata kunci T. Tersangka HY dikenakan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Terakhir dari tersangka IB diamankan barang bukti berupa 1 unit motor honda beat Nopol N-4171-TCM;  1 buah kunci palsu atau T dengan gagang terbungkus solasi warna hitam terbuat dari Besi.

“Atas perbuatannya IB dikenakan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman 9 tahun penjara,” tandas Bayu.

Lebih lanjut Bayu mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Pasuruan agar selalu berhati-hati saat memarkirkan kendaraan di tempat umum atau di pinggir jalan.

“Biasakan selalu menggunakan kunci ganda saat hendak meninggalkan kendaraan terlebih dikasih kunci tambahan supaya keamanan lebih ekstra,” imbaunya.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.