oleh

Angin Puting Beliung Mengamuk di Jombang, Gudang dan Rumah Rusak

Jombang, Jurnal Jatim – Bencana angin puting beliung yang melanda Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, merusak bangunan gudang toko dan rumah milik warga setempat, Minggu sore (12/6/2022).

Beruntung, mengamuknya angin puting beliung sore itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa yang luka maupun meninggal dunia.

“Gak ada korbannya, semua selamat dalam musibah ini,” ungkap Fauzan, pemilik toko yang rusak akibat diterjang angin kencang di lokasi kejadian.

Fauzan mengatakan, sebelum musibah itu terjadi, ia melihat langit gelap lalu turun hujan deras. Kondisi itu dibarengi hembusan angin yang perlahan pelan menjadi kencang. Tidak hanya itu, suara petir juga mengiringi hujan.

“Sebelum itu, kondisinya gelap terus petir dan angin mulai kecil terus membesar campur dengan hujan deras,” kata Fauzan.

Sejumlah orang yang ada di dalam toko itu, termasuk anak-anak langsung berlari keluar khawatir hal buruk terjadi. Tak lama kemudian, bangunannya porak-poranda dihempas angin.

“Anak-anak langsung lari keluar takut terkena serpihan genting. Ya, berlarian karena takut. Ini genting kena angin dan asbes pecah semua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ngudirejo, Diwek, Lantarno mengatakan kejadian itu berlangsung singkat. sekitar jam 14.00 WIB, turun hujan deras disertai angin di desanya.

“Sekitar jam 14.00 WIB hujan disertai angin puting beliung, dan anginnya sekitar 15 menit. Kalau hujannya sekitar setengah jam. Cuma angin puting beliung ini sangat kencang,” ujar Lantarno kepada wartawan.

Akibat kejadian itu, sejumlah rumah maupun toko milik warga rusak. Kerusakan kebanyakan pada bagian atap bangunan roboh berantakan di tanah. Selain rumah milik warga, Lantarno menyebut, pagar kantor desa roboh, beberapa pohon tumbang dan tanaman jagung di sawah rusak parah.

“Banyak pohon tumbang, genting dan asbes rumah berantakan, bahkan baliho di kantor (desa)kami juga roboh berikut juga pagarnya. Laporan kerusakan ada 7 rumah dan masih belum ada laporan lagi,” ujarnya.

Hingga saat ini belum diketahui pasti jumlah kerugian materil akibat musibah bencana alam itu. Pihak BPBD Jombang maupun desa setempat belum memberikan keterangan.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news dan akun instagram serta twitter Jurnaljatim.com.