oleh

Doyan Nyabu, Residivis Kasus Narkotika di Tuban Kembali Meringkuk di Sel

Tuban, Jurnal JatimAkibat ulahnya yang doyan nyabu, seorang pria berinisial H (47) harus kembali masuk Rutan Polres Tuban, Jawa Timur. Ini kedua kalinya pria paruh baya itu masuk bui gegara kasus yang sama.

Residivis itu dijemput polisi usai menikmati kristal putih yang diduga sabu-sabu di rumah Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban.

Dihadapan penyidik, penikmat barang haram itu mengaku mengonsumsi sabu-sabu karena sebatas hobi alias kecanduan narkotika.

“Tersangka pernah masuk penjara dengan kasus yang sama. Alasan memakai sabu hanya karena hobi saja,” ungkap Iptu Rianto Kapolsek Kota Tuban, Polres Tuban, Kamis (12/5/2022).

Rianto mengatakan, awalnya polisi mendapat informasi masyarakat yang merasa resah dengan ulah H yang diduga masih konsumsi kristal haram sabu-sabu.

Lantas, anggota unit Reskrim Polsek Tuban melalukan penyelidikan sesuai target operasi (TO) yang telah ditentukan.

“Masyarakat memberikan informasi ke kami, kemudian kami menindaklanjuti,” tegas mantan KBO Satreskrim Polres Tuban itu.

Hasil penyelidikan selam empat, diketahui keberadaan terduga pelaku. Setelah cukup bukti, kemudian anggota meringkusnya saat berada di sebuah rumah di lokasi kejadian pada siang bolong, Selasa (11/5/2022) sekitar pukul 13.00 Wib.

Lalu pelaku digelandang anggota di polsek setempat guna proses penyelidikan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan, pelaku diduga pada malam harinya telah mengkonsumsi sabu-sabu.

“Menurut informasi warga masyarakat sekitar malamnya habis menggunakan dan tetangga dekat ada yang mengetahui,” ujar Kapolsek Kota Tuban.

Selain pelaku, anggota juga mengamankan barang bukti dari tangan tersangka berupa serbuk kristal putih yang diduga sabu seberat 0,6 gram sisa dipakai. Serta mengamankan sejumlah alat hisap sabu milik residivis itu.

Rianto mengatakan, saat ini anggota masih mengembangkan kasus itu guna memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Tuban.

Termasuk, anggota juga masih memburu sang pemasok barang haram yang diduga didapatkan dari seseorang di Kota Pahlawan Surabaya.

“Hasil pemeriksaan barang tersebut didapat dari Surabaya. Nama belum berani kita sebut karena masih pengembangan kami,” ujar Rianto.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news dan akun instagram Jurnaljatim.com.