oleh

Polisi Intensifkan Razia Knalpot Brong di Jombang Selama Ramadan 2022

Jombang, Jurnal Jatim – Petugas kepolisian Jombang, Jawa Timur mengintensifkan penindakan dan razia terhadap sepeda motor yang menggunakan knalpot brong saat bulan suci Ramadan sehingga masyarakat dapat beribadah dengan nyaman.

Pada awal Ramadan 2022, Satlantas Polres Jombang, mengamankan belasan unit sepeda motor yang menggunakan knalpot bising atau knalpot brong.

Pengguna sepeda motor tidak sesuai standar itu rata-rata anak muda dan remaja. Mereka terjaring petugas saat hunting atau patroli di daerah rawan aksi balap liar.

“Anggota Satlantas hunting di daerah rawan balap liar mengamankan lebih dari 11 unit kendaraan sepeda motor menggunakan knalpot brong,” ungkap Kasatlantas Polres Jombang, AKP Rudi Purwanto, dikonfirmasi, Minggu (3/4/2022).

Rudi menyebut, daerah rawan aksi balap liar yang menjadi sasaran hunting petugas kepolisian di antaranya Jalan Hasyim Asy’ari Mojosongo Kecamatan Diwek, Jalan Romli Tamim Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto serta wilayah perkotaan.

“Penggunaan knalpot brong ini rawan terjadi konflik, sehingga jangan nanti mengganggu kekhusyukan umat islam di bulan suci Ramadan,” kata Rudi menegaskan.

Penindakan terhadap pengguna knalpot brong sudah dilakukan petugas Satlantas Polres Jombang sebelum Ramadan, sejauh ini sudah banyak sepeda motor yang terjaring.

“Sebelum Ramadan juga kita selalu razia knalpot brong, ini untuk antisipasi lakalantas, fatalitas dan kejadian lakalantas,” kata mantan Kasatlantas Polres Blitar itu.

Adapun dasar hukum penindakan knalpot tersebut sesuai dengan pasal 285 ayat 1 jo pasal 106 ayat 3 UU RI Nomor 22 Tahun 2009, tentang lalulintas dan angkutan jalan.

“Pengendara motor menggunakan knalpot brong kita berikan tindakan tilang dan motor diamankan di kantor Satlantas. Pemilik dapat mengambil kendaraan setelah sidang dengan membawa kelengkapan surat,” tegas Rudi.

Lebih lanjut Rudi menambahkan, selama Ramadan ini pihaknya juga mengamankan lalu lintas di setiap lokasi penjualan kuliner berbuka puasa pada sore hari guna menghindari kemacetan arus lalu lintas.

“Kita juga melakukan pengaturan lalu lintas di setiap lokasi pusat kuliner Ramadan yang telah ditentukan. Selain itu, juga memberi imbauan kepada masyarakat untuk patuh protokol kesehatan,” pungkas Rudi.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News.