oleh

Manajemen Kurang Maksimal, Kinerja OPD Pemkab Nganjuk Dievalusi

Nganjuk, Jurnal Jatim – Kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur selama tahun 2021 dievaluasi oleh Bupati Marhaen Djumadi dikarenakan capaiannya masih kurang maksimal.

Evaluasi OPD pada awal 2022 tersebut terungkap dalam rapat gabungan yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Bupati Marhaen mengungkapkan bahwa masih ada hal-hal yang belum tercapai di tahun 2021, di antaranya kurangnya menjalankan proses manajemen yang sesungguhnya.

Untuk itu, ke depan Marhaen meminta para OPD lebih memacu lagi kinerjanya dengan harapan dapat mencapai tujuan. Menurutnya, proses manajemen yang harus dipotimalkan mulai perencanaan, pengorganisasian, akuntasi, hingga proses kontrol.

“Intinya kita kurang menjalankan proses manajemen yang sesungguhnya di tahun 2021. Kuncinya adalah disiplin, tanggung jawab dan suportif harus kita terapkan,” kata Marhaen dihadapan para OPD, Rabu (5/1/2021).

Marhaen juga menilai bahwa kinerja kerja sama dan perencanaannya masih kurang pada 2021. Padahal, menurut bapak tiga putra itu, yang paling utama adalah perencanaan dalam program maupun waktu.

Pelaksana tugas Bupati Nganjuk tersebut mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengubah pola pikir yaitu sebagai pelayan publik. Sehingga harus mampu melayani masyarakat sesuai dengan tugas masing-masing.

“ASN adalah pelayan publik harus punya jiwa marketing karena itu penting,” ajak pria yang akrab disapa Kang Marhen tersebut.

Lebih lanjut, ke depannya Marhaen meminta eksekusi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022 harus diberikan apresiasi apabila kinerja OPD itu baik dan layak untuk diapresiasi.

Namun jika dalam pelaporan, sebaliknya akan diberikan hukuman apabila OPD berkinerja kurang baik. Hal tersebut semata-mata untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Nganjuk.

“APBD 2022 akan saya kawal sendiri,” tegas politisi senior PDI Perjuangan itu.

Pada kesempatan itu, Marhaen berpesan kepada para ASN untuk menghilangkan budaya paternalis, namun menerapkan sikap objektifitas. Dia berpesan untuk menjaga Kota Angin supaya aman, tenteram, dan kondusif. “Untuk Nganjuk bangkit,” pungkas Marhaen Djumadi.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Azriel