oleh

Mantan Kades di Nganjuk Jadi Tersangka Korupsi Tanah Kas Desa

Nganjuk, Jurnal Jatim Seorang mantan kepala desa di Nganjuk, Jawa Timur berinisial ENH (50) ditangkap Satreskrim Polres Nganjuk atas kasus dugaan tindak pidana korupsi uang hasil penjualan tanah kas desa (TKD).

“Kita ungkap kasus Tipikor dimana yang kita tangkap dan tahan adalah mantan Kepala Desa (Kades) Pecuk inisialnya ENH,” kata Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta Pratama, Kamis (30/12/2021).

Ia mengungkapkan ENH ditangkap di rumahnya, Senin (27/12/2021) sekitar pukul 18.00 WIB. ENH diamankan atas dugaan korupsi uang hasil penjualan TKD sewaktu menjabat sebagai Kepala Desa Pecuk, Kecamatan Patianrowo.

“Yang bersangkutan sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan kitavditahan di Rutan Polres Nganjuk,” ungkap Agung Ananta kepada wartawan.

Ia menjelaskan, sewaktu ENH menjabat Kades Pecuk tahun 2012-2013, tanah kas desa dilepas untuk pembangunan jalan tol Mantingan-Kertosono.

Dari pelepasan TKD itu, Pemdes Pecuk, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk, menerima uang ganti rugi dari pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan tanah
sebesar Rp4,9 miliar lebih dengan ketentuan uang ganti rugi (UGR) untuk tanah pengganti.

“Namun dalam pelaksanaan UDR digunakan untuk kepentingannya pribadi,” kata Agung.

Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) kerugian mencapai Rp617.282.000. Oleh karena itu, kata dia, pihaknya memproses kasus itu yang selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak kejaksaan setempat.

“Pada saat melakukan itu, dia masih aktif menjabat Kepala Desa, namun saat ini sudah ada pergantian,” ujar mantan Kasatreskrim Polres Ngawi tersebut.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Hafid