oleh

Kejaksaan Musnahkan 5.740 Rokok Ilegal, Upal dan Narkoba di Jombang

Jombang, Jurnal Jatim – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, memusnahkan 5.740 batang rokok ilegal serta narkotika dan obat berbahaya, seperti sabu, dan pil dan uang palsu di belakang kantor dinas lingkungan hidup, Jalan Nurcholis Majid, Jombang, Kamis (8/4/2021).

Berdasarkan data yang didapat Jurnaljatim.com dari kejaksaan setempat, rokok ilegal dan sejumlah barang narkotika yang dimusnahkan hasil rampasan dengan keputusan tetap sejak bulan November 2020 hingga April 2021.

Kepala Kajari Jombang, Imran mengungkapkan pemusnahan barang bukti itu dalam rangka melaksanakan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Jumlah yang dimusnahkan cukup banyak, total ada 113 perkara,” kata Kajari Imran disela pemusnahan barang bukti tersebut.

Rinciannya rokok tanpa cukai 75 karton 5,740 pack dengan 2 perkara; narkoba jenis pil dobel L 8.864 butir dengan 20 perkara; sabu-sabu 492,57 gram dengan 90 perkara dan uang palsu 41 lembar 1 perkara; alat isap satu dus serta HP berbagai merek sebanyak 1 dus.

Ribuan rokok tanpa pita cukai itu disita dari dua orang terpidana. Yakni Abidin dengan barang bukti 3180 pack rokok merk guess bolt, 1494 rokok merk naxan, 804 rokok merk GSP dua gol. Dan dari terpidana Indra luhur Prasetyo menyita 75 karton berisi 4 bal setiap baris berisi 200 pak 1 pak berisi 20 batang rokok merk S3.

Kejaksaan Musnahkan 5.740 Rokok Ilegal, Upal dan Narkoba di Jombang

Barang bukti dimusnahkan dengan cara dibakar dan dilarutkan ke dalam air. Sabu-sabu dan pil koplo dilarutkan ke dalam air yang berada di tong.

Sedangkan rokok ilegal dan uang palsu dimasukkan ke dalam sampah lalu dibakar. Sementara HP berbagai merk dihancurkan dengan cara di palu.

“Sebenarnya kegiatan (pemusnahan) ini sudah lama direncanakan, namun karena situasi pandemi COVID-19 membuat jadi tertunda. Tapi alhamdulillah teman-teman yang kerja kerasnya, hari ini bisa terlaksana,” tegasnya.

Mantan Kajari Sintang, Kalimantan Barat tersebut  menambahkan, bahwa penegakan hukum di Kabupaten Jombang tidak boleh berhenti karena menjadi musuh masyarakat.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan, polisi tidak akan memberikan ruang gerak bagi para pelaku narkoba melakukan tindak kejahatannya.

Sebab, narkoba menghancurkan generasi bangsa. Ia menegaskan, tidak akan memberikan toleransi kepada para pengedar dan bandar barang haram tersebut.

“Kami akan sikat habis dan tidak ada ruang gerak bagi pelaku narkoba karena tindakan kejahatan yang dilakukan mereka dapat merusak jiwa generasi bangsa,” kata Mukid usai menghadiri pemusnahan tersebut.

Asissten III Pemkab Jombang, Hari Oetomo berharap, pemusnahan rokok tanpa cukai dan narkoba menjadi pembelajaran bagi semua pihak tentang hal yang bertentangan dengan hukum pasti ada risikonya.

Dia mengatakan, Pemkab sangat mendukung aparat dalam memberantas tindak pidana pelanggaran hukum.

“Kami menyampaikan terima kasih pada kejari yang telah melakukan pemusnahan ini karena sebagai pembelajaran bagi semua pihak, khususnya masyarakat Jombang,” ujarnya.

 

Editor: Azriel