Tertemper KA Sritanjung di Sumobito, Pemuda Mojokerto Luka Berat

JOMBANG (.com) – Ceroboh saat menyeberang di Api tak terjaga, membuat Nyawa Handri Setiawan (27) nyaris bablas ke akhirat. Pemuda asal Kedungmaling, RT 025 RW 009, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, tertemper KA di Kilometer 70+3 petak jalan Sumobito – Jombang.

Berdasarkan informasi yang didapat, korban yang merupakan swasta mengalami luka parah di bagian kepala dan langsung dibawa ke Sakit untuk mendapatkan pertolongan.

“Korban luka serius di kepalanya. Awalnya dibawa ke Sumobito, kemudian di rujuk ke RSUD Jombang,” ujar warga setempat.

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol 3602 PU hendak menyeberang di perlintasan tak terjaga. Disaat bersamaan, melaju kereta api Sri Tanjung relasi Surabaya Gubeng-Lempuyangan. Diduga kurang memperhatikan sekeliling, korban langsung menyeberang lalu tertemper KA tersebut.

“Benar, di kilometer tersebut dari arah kiri kedatangan KA telah tertemper pengendara sepeda motor pada Senin (21/10/2019) jam 14.45 WIB,” jelas Manager Humas , Ixfan Hendriwintoko, dikonfirmasi Jurnaljatim.com melalui pesan singkatnya.

Mengetahui ada yang tertemper, pihak masinis berhenti luarbiasa di kilometer, guna cek rangkaian dan menginformasikan ke unit pengamanan stasiun dan unit jalan rel. Setelah KA dinyatakan baik, kemudian Masinis melanjutkanan perjalanan KA.

“Akibat kejadian ini, KA mengalami kelambatan 8 menit,” kata Ixfan.

Selanjutnya, kejadian itu ditangan oleh Sumobito Jombang. Di lokasi kejadian, polisi mengamankan kendaran sepeda motor korban untuk dijadikan barang bukti.


Editor: Hafid