Kediri, Jurnal Jatim– DPD Partai NasDem Kota Kediri terus memanaskan mesin politik dengan menuntaskan pembentukan struktur partai hingga tingkat kelurahan dan kecamatan. Sebab, parpol itu membidik tambahan kursi pada pemilu mendatang.
Ketua DPD NasDem Kota Kediri, Khusnul Arif, mengatakan struktur DPRt (Dewan Pimpinan Ranting) di tiga kecamatan telah terbentuk lengkap.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah menuntaskan pembentukan struktur DPRt, baik di Kecamatan Pesantren, Mojoroto, maupun Kota. Sudah lengkap semua, seluruh kelurahan terisi,” kata Khusnul Arif, Minggu (20/9/2026).
Dia mengklaim, antusiasme masyarakat bergabung dengan NasDem cukup besar. Bahkan, terdapat sejumlah kepengurusan di tingkat kelurahan yang jumlah anggotanya melebihi kuota.
Tak hanya struktur ranting, NasDem Kota Kediri juga mengklaim telah menuntaskan pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan atau DPC di tiga kecamatan. Setelah struktur organisasi terbentuk, langkah berikutnya pada konsolidasi dan penguatan internal partai.
“Kami segera akan melakukan kerja-kerja politik, kita akan konsolidasi penguatan struktur partai. Dengan harapan, kita siap menjemput pesta demokrasi, kita siap menjemput setiap perubahan yang ada di Kota Kediri,” ujarnya.
Khusnul juga menyinggung perolehan kursi NasDem di DPRD Kota Kediri. Saat ini, partai yang digawangi Surya Paloh itu memiliki empat kursi legislatif di Kota Kediri.
NasDem akan berupaya mempertahankan capaian itu sekaligus membuka peluang untuk menambah perolehan kursi pada pemilu mendatang.
“Kami optimis. Saya yakin ini juga akan dilakukan oleh banyak partai. Tapi kami dari sisi NasDem memiliki langkah-langkah strategis bagaimana upaya kami untuk memastikan empat kursi ini bertahan,” jelasnya.
Dia berharap kerja politik yang dilakukan NasDem dapat membuahkan tambahan kursi. “Semoga kerja-kerja politik kami ini juga memiliki hasil yang besar. Semoga nanti tidak hanya empat, bisa menjadi lima atau lebih,” kata Khusnul.
Tambahan kursi tersebut, kata dia, diharapkan dapat membuat NasDem semakin memiliki peran dalam dinamika politik di Kota Kediri.
Untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya, NasDem Kota Kediri juga mulai melakukan penjaringan terhadap sejumlah tokoh dan kader potensial.
Khusnul menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya mempertahankan komunikasi dengan para calon legislatif yang sebelumnya ikut Pemilu 2024. Tapi, juga membuka ruang bagi tokoh masyarakat yang memiliki keinginan bergabung dan maju lewat partai tersebut.
“Tidak hanya caleg yang dulu membersamai kami di 2024, kami pun juga ada tokoh masyarakat yang kemudian memiliki hasrat, memiliki harapan untuk bergabung di NasDem dan akan bergabung di kontestasi 2029 nanti,” tuturnya.
Dia mengatakan komunikasi dengan para kandidat yang sebelumnya ikut dalam kontestasi politik juga tetap dijaga. “Silaturahmi dan komunikasinya tetap terjaga. Sebagian besar insyaallah nanti juga akan siap untuk mengikuti pesta demokrasi di tahun 2029,” imbuhnya.
Selain membenahi struktur internal, Khusnul Arif menyebut dirinya telah melakukan komunikasi dengan sejumlah ketua partai politik di Kota Kediri.
Langkah tersebut, menurut dia, merupakan bagian dari upaya membangun silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan NasDem yang baru.
“Karena pengurusan kami yang ada di DPD ini baru, saya coba komunikasi untuk silaturahmi. Saya sudah sowan, sudah silaturahmi, sudah komunikasi dengan hampir seluruh ketua partai politik yang ada di Kota Kediri,” katanya.
Khusnul menambahkan bahwa setelah proses restrukturisasi di tingkat DPD selesai, konsolidasi dan komunikasi politik akan dilakukan secara lebih masif.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com






