Tradisi Islami Kirab Beduk Keliling Kampung Masih Dilestarikan Warga di Kediri

, Jurnal Jatim – Warga Trate Dusun Dawung Wates masih melestarikan islami, yang meliputi Kirab beduk.

Beduk yang baru selesai dibuat diarak warga dari halaman Al Mubarok keliling kampung menggunakan towing.

Dimulai dari halaman masjid diarak keliling kampung dan kembali finish di lingkungan masjid yang sama.

Lantunan oleh grup rebana bersama ratusan warga mengiringi setiap perjalanan kirab beduk tersebut.

Setelah dibawa keliling kampung, beduk diturunkan dari mobil dan diletakkan di teras masjid, yang nantinya akan ditabuh jelang dan sebagai penanda salat lima waktu.

Tokoh Lingkungan Trate, Ahmad Sodik mengatakan kirab beduk bertujuan sebagai wujud syukur kepada Tuhan karena beduk baru selesai, dan juga sebagai syiar agama Islam.

Tidak hanya itu, kirab beduk juga sebagai wujud kerukunan warga lingkungan Trate yang sudah terjalin sejak dahulu.

“Jadi ini untuk melestarikan tradisi islami. Selain itu juga bentuk kerukunan di antara warga yang bersatu padu dalam menyelesaikan atau menghadapi apapun,” kata Shodik.

Ibarate abot dijunjung bareng, enteng dirasakno bareng (ibaratnya berat dijunjung sama-sama, ringan dirasakan sama-sama,” Sodik melanjutkan.

Pada kesempatan itu, takmir dan remaja masjid juga dilakukan pembagian doorprize kepada warga yang mengikuti kirab beduk.

Doorprize yang dibagikan dalam bentuk kebutuhan . Harapannya ibu-ibu yang selama ini memberikan suport terhadap pembangunan Masjid Al Mubarok sedikit terbantu.

“Kita memberikan doorprize dalam bentuk sembako dan kebutuhan dapur, untuk sedikit meringankan beban masyarakat lingkungan Trate Dusun Dawung. Karena saat ini harga sembako melambung tinggi,” kata Moha, salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com dgoogle news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.