Peredaran Narkoba Via Online Kian Marak, Polisi Ringkus 28 Tersangka di Lamongan

Lamongan, Jurnal Jatim – Peredaran barang narkoba lewat online kian marak. Di wilayah Lamongan, polisi setempat telah meringkus puluhan orang pelaku dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.

Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana mengatakan, dalam kurun waktu tiga bulan, yakni September, Oktober dan November 2022, Polisi Satresnarkoba Polres Lamongan menangkap 28 tersangka dengan 23 kasus.

Dari puluhan kasus yang diungkap, rata-rata adalah kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu, obat-obatan keras dan ganja.

“Mereka (tersangka) yang ditangkap sudah dilakukan penahanan di rutan Polres Lamongan,” kata Yakhob, Rabu (14/12/2022).

Adapun jumlah barang bukti yang disita oleh polisi di antaranya narkotika jenis sabu-sabu 6,24 gram, ganja 17,8 gram, pil koplo daftar G jenis dobel L 3.333 butir dan Trihexypenidi 2.090 butir.

Kronologi dan modus operandinya termasuk transaksi serta cara memperoleh barang haram tersebut dibeberkan oleh Yakhob.

Menurut dia, pengedaran jenis pil koplo itu dibeli dan dipesan lewat aplikasi online shopee, dan ganja komunikasi lewat media sosial Facebook. “Peredaran narkoba melalui online,” tandasnya.

Lebih lanjut ia menyatakan, dari ke 28 orang tersangka yang dibekuk polisi, ada beberapa pelajar atau mahasiswa di dalamnya bahkan seorang fotograferpun menggunakan barang terlarang itu.

“Yang kita rilis sekarang adalah pengedar dan pemakainya hanya 1 orang,” ujarnya.

Tersangka pengedar sabu-sabu dikenakan pasal 114 ayat (1) pidana penjara seumur hidup, paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, subs pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Kemudian tersangka pengedar Pil dobel L dikenakan pasal 196 subs pasal 197 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Sedangkan pelaku pemakai ganja kita kenakan pasal 111 ayat 1 dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,” kata Yakhob.

Upaya maksimal pemberantasan peredaran gelap narkoba, kata Yakhob, telah lakukan, salah satunya berkoordinasi dengan BNNK Lamongan.

“Anggota yang disebar ke seluruh pelosok wilayah yang sulit dijangkau pun tak luput dari Polisi,” pungkas Kapolres Lamongan.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.