Melompat Pagar Jadi Modus Karyawan PLN Mencuri di Rumah Warga Tuban

Jombang, Jurnal Jatim Melompat pagar rumah warga Tuban lalu mencuri uang dan perhiasan menjadi modus pencurian yang dilakukan seorang karyawan outsourcing PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tuban.

Apesnya, aksi karyawan outsourcing yang berinisial FJI (37) itu terekam kamera CCTV di rumah korban. Sehingga ia dengan mudah ditangkap polisi yang menerima laporan dari korbannya.

“Tersangka sudah kita amankan dan ditahan,” ungkap Kasatreskrim Polres Tuban AKP M Gananta, Jumat (7/10/2022) lalu.

Peristiwa pencurian itu terjadi di perumahan Permata Asri, Kelurahan Karang Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Rabu malam (21/9/2022).

Kala itu, sekitar jam 18.30 WIB, karyawan asal Semanding itu datang ke perumahan Permata Asri. Ia lalu masuk ke rumah warga dengan melompat pagar rumah.

Setelahnya, pria tersebut masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela yang kondisinya saat itu sepi tidak ada orang.

“Pelaku masuk dengan cara melompat pagar kemudian mencongkel jendela,” katanya.

Ketika berada di dalam rumah pemuda itu langsung menggasak uang tunai dan perhiasan milik korban. Tanpa disadari, aksi pencurian itu terekam kamera CCTV milik korban.

“Pelaku masuk rumah, terus mengambil uang tunai dan perhiasan milik korban,” kata mantan Kanit Regident Satlantas Polres Tuban itu.

Korban mengetahui rumahnya diobok-obok maling dan barang berharganya amblas dari rekaman kamera CCTV. Kemudian, korban melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan itu, anggota melakukan penyelidikan dan pemeriksaan rekaman video CCTV milik korban. Alhasil, pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan dalam operasi sikat semeru 2022.

“Barang bukti satu keping compack disc berisi rekaman CCTV telah kita amankan,” tegas AKP Gananta.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa salinan penjualan emas ke toko sumber Oerip Tuban. Termasuk uang tunai sebesar Rp14 juta hasil penjualan perhiasan emas.

“Semua barang bukti telah kita amankan sebagai proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Manager Unit Layanan Pengaduan (ULP) PLN Tuban, Agus Riyadi, membenarkan jika pelaku pencurian merupakan karyawan outsourcing. Dirinya menegaskan jika pelaku bukanlah pegawai tetap PLN Tuban.

“Outsourcing kontrakan (pelaku) petugas borongan lapangan. Bukan pegawai tetap,” pungkasnya.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com