oleh

Transaksi di Warung, Pengedar Pil Koplo di Nganjuk Dibekuk Polisi

Nganjuk, Jurnal Jatim – Polisi Satresnarkoba Polres Nganjuk, Jawa Timur menangkap dua orang pemuda MI (20) dan RA (27) yang diduga sebagai pengedar pil koplo di wilayah Kecamatan Tanjunganom.

Dari tangan kedua tersangka diamankan barang bukti 358 butir pil koplo jenis dobel L, dan sejumlah uang diduga hasil transaksi pil koplo, serta handphone (HP).

Kasatresnarkoba Polres Nganjuk, AKP Joko Santoso menjelaskan, penangkapan kedua tersangka pengedar pil koplo berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktifitas peredaran pil koplo di wilayah Kecamatan Wilangan.

Informasi tersebut ditindaklanjuti oleh unit opsnal Satresnarkoba dengan melakukan serangkaian proses penyelidikan.

“Dari penyelidikan yang dilakukan, diketahui adanya kegiatan transaksi pil koplo yang dilakukan tersangka MI,” kata Joko melalui Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Jumat (2/8/2022).

Selanjutnya, MI dilakukan penggerebekan saat melakukan aktifitas transaksi pil koplo di salah satu warung kopi di Desa Awar awar Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk.

Dari tangan warga Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom itu, petugas reserse narkoba mengamankan barang bukti 94 butir pil koplo jenis dobel L.

“Pada saat itu juga, tersangka MI dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui pemasok pil koplo yang diedarkannya,” kata Joko.

Kepada penyidik, MI mengaku mendapatkan pil koplo dari tersangka rekannya RA. Polisi pun bergerak cepat mencari keberadaan RA.

Tim Opsnal yang melakukan pengembangan kasus berhasil membekuk tersangka RA di rumahnya di Desa Kemlokolegi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk.

Dari tangan RA, tim Opsnal mengamankan barang bukti pil koplo siap edar sebanyak 264 butir. Tersangka dibawa dan diamankan di Mapolres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kedua tersangka pengedar pil koplo itu kami jerat Undan-Undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Keduanya diancam hukuman hingga 15 tahun penjara,” tegas Joko.

Lebih lanjut Joko menegaskan bahwa akan menindak tegas para pengedar maupun bandar narkoba di wilayah hukum Nganjuk. Dirinya juga berpesan kepada masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungan sekitarnya.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com