oleh

Khofifah Tinjau Jembatan Ambruk di Probolinggo dan Jenguk Korban

Surabaya, Jurnal Jatim – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa merespon cepat atas insiden jembatan ambruk di Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (9/9/2022) pagi.

Khofifah merespon dengan meninjau lokasi jembatan gantung yang ambruk itu untuk memastikan penanganannya. Selain itu juga menjenguk korban luka yang kini dirawat di RSUD Waluyo Jati, Jumat (9/9/2022) sore.

Seperti diketahui, musibah jembatan layang ambruk itu mengakibatkan korban luka-luka sebanyak 40 siswa SMP 1 Pajarakan serta seorang guru.

Khofifah Tinjau Jembatan Ambruk di Probolinggo dan Jenguk Korban

Jembatan gantung itu menjadi penghubung antara Desa Kregenan Kecamatan Kraksaan dan Desa Pajarakan Kulon Kecamatan Pajarakan yang sering digunakan oleh warga di kedua desa setempat.

“Terkait musibah yang menimpa siswa dan guru SMP 1 Pajarakan, Probolinggo yang terjatuh akibat putusnya Jembatan gantung yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Pajarakan dan Kecamatan Kraksaan, saya langsung bergegas meninjau lokasi jembatan yang putus di dusun Krajan desa Kregenan Kecamatan Kraksaan, Probolinggo,” tulis Khofifah pada akun instagram @khofifah.ip, Jumat (9/9/2022).

Setelah meninjau lokasi jembatan, mantan menteri sosial tersebut bergeser mendatangi korban yang sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit.

“Selanjutnya menjenguk para korban yang tengah mendapatkan perawatan di RS Waluyo Jati – Probolinggo,” ujarnya.

Dikatakan Khofifah, dari puluhan korban luka akibat peristiwa jembatan ambruk itu, dua orang siswa di antaranya harus menjalani operasi patah tulang malam ini.

“Total ada 10 siswa dan 1 guru yg sedang dirawat. Dua siswa diantaranya dilakukan tindakan operasi patah tulang malam ini,” kata gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Khofifah pun meminta kepada masyarakat untuk mendoakan para korban agar segera sembuh. Ia juga menyebut, Pemprov Jatim akan membangun kembali jembatan yang ambruk dalam waktu dekat.

“Mohon do’a semoga semua lekas sehat seperti semula. Seluruh biaya perawatan akan menjadi tanggungan Pemkab Probolinggo. Perihal jembatan yang putus, Insya Allah Pemprov Jatim akan membangun kembali akses jembatan dalam waktu dekat,” tandasnya.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com