oleh

Komplotan Pencuri Diesel di Tuban Bawa Golok Digunakan untuk Ini

Tuban, Jurnal Jatim – Tiga orang berkomplot melakukan pencurian diesel pompa air milik petani di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Mereka telah dibekuk oleh Satreskrim Polres setempat dan dijebloskan ke tahanan.

“Ketiga orang pelaku telah ditahan,” ungkap Kasatreskrim Polres Tuban AKP M Gananta, Sabtu (13/8/2022).

Mereka yakni Soqibul Naim (23) dan Hartono (31) pemuda asal Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan, Tuban dan temannta Slamet (42) sopir warga Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan, Tuban.

Komplotan pencuri yang sudah beberapa kali melakukan aksi kejahatannya itu membawa senjata tajam (Sajam) golok sepanjang 40 centimeter serta peralatan lainnya.

Sebelum beraksi, ketiganya mencari target di area persawahan yang ada mesin diesel yang digunakan petani untuk irigasi sawahnya.

Dari situ, mereka mendapatkan target mesin diesel yang berada di gubuk area sawah di Desa Sidomulyo, Kecamatan Jatirogo, Tuban.

“Para pelaku ini kerap mencari mesin diesel yang tidak dijaga pemiliknya,” kata Gananta.

Lalu pelaku yang sudah membawa peralatan lengkap melakukan pencurian ketika kondisi area sawah sepi. Salah satu dari pelaku mengeluarkan golok untuk memutus tali kipas mesin diesel pompa air.

“Pelaku memutus tali kipasnya dengan golok kemudian membuka baut dan mur yang mengaitkan diesel dengan alasnya,” katanya.

Setelah baut terlepas, mereka bersama-sama mengangkat mesin diesel dengan cara dipikul menggunakan bambu lalu dinaikkan ke dalam mobil pikap L300 berpelat nomor S 9732 HA untuk dibawa pergi.

“Mobil pikap L300 warna coklat juga kita amankan sebagai barang bukti dalam kasus ini,” beber mantan Kanit Regident Satlantas Polres Tuban itu.

Lebih lanjut, Gananta menjelaskan, dari hasil pemeriksaan menyebutkan para pelaku telah mencuri mesin diesel air di lima tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda.

Barang hasil curiannya dijual ke luar Tuban dan uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Hasil pemeriksaan sementara ada 5 korban. Pelaku terancam hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun,” pungkas Gananta.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.