oleh

Ini Identitas Mayat Menyumbat Saluran Irigasi Sawah di Jombang

Jombang, Jurnal Jatim – Telah terungkap identitas mayat yang ditemukan menyumbat di saluran irigasi persawahan Dusun Kedung boto, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Jenazah korban diketahui bernama Rohmat (77) warga Desa Tawar, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Keterangan dari aparat kepolisian setempat menyebutkan, terungkapnya identitas mayat dari seorang pria datang ke Polsek Megaluh, Jombang mengaku bernama Ahmad Aris RF, Jumat (11/8/2022) lalu sekitar jam 14.30 WIB.

“Aris mengaku bernama Ahmad ARIS sebagai anak kandung korban,” Kapolsek Megaluh, Iptu Wawan Purwoko, Sabtu (13/8/2022).

Karena Aris mengetahui ciri- ciri korban dari media sosial Facebook, kemudian polisi member penjelasan lalu bersama-sama menuju ke kamar jenazah RSUD Jombang.

“Setiba di kamar jenazah Aris langsung mengenal dengan identik bahwa jenazah itu adalah orangtua kandungnya,” katanya.

Menurut Kapolsek, Aris mengenali ciri ciri dari baju koko warna hijau lis hitam serta jam tangan merk mason yang dipakai oleh korban

“Sebelumnya anak kandungnya juga sempat melaporkan orang tuanya hilang sejak 20 Juli 2022  ke Polsek Gondang Polres Mojokerto dengan kondisi linglung atau hilang ingatan sering hilang dari rumah,” ujarnya.

Selanjutnya Aris pulang ke rumah mengajak 3 orang saudaranya untuk membantu lebih meyakinkan pihak RSUD Jombang bahwa jenazah itu adalah orang tuanya yang hilang.

Setelah dipastikan bahwa jenazah itu adalah kakek Rahmat yang hilang, pihak kepolisian dan RSUD Jombang menyerahkannya kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga korban mengajukan permohonan tidak diautopsi,” tandasnya.

Diketahui, sebelumnya warga Kedungboto, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas, pada Kamis pagi (11/8/2022).

Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi menyumbat di saluran irigasi persawahan di dusun setempat.

Mayat berjenis kelamin lak-laki itu pertama kali ditemukan Sholeh (50) yang akan beraktivitas mengairi sawah sekitar pukul 05.00 WIB.

Setiba di lokasi, Sholeh melihat ada sumbatan yang mengakibatkan kebocoran dari pipa terpal berdiameter 2 meter di tengah.

Lantas, Sholeh mencari sumber sumbatan itu, dan menemukan pada ujung saluran terpal menggelembung. Setelah dibuka ternyata melihat sesosok mayat.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan kepolisian. Petugas dari Polsek Megaluh yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kondisi jenazah yang sudah membusuk juga diperiksa oleh petugas medis dari Puskesmas BLUD Megaluh. Diperkiraka meninggal lebih dari satu minggu.

“Diperkirakan meninggal sudah lebih dari tujuh hari,” kata Kapolsek Megaluh Iptu Wawan Purwoko dalam keterangannya.

Ia mengatakan, petugas tidak menemukan identifitas korban. Sejumlah warga sekitar juga tidak mengenal korban. Adapun ciri ciri mayat yakni memakai baju koko warna hijau bergaris hitam.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.