oleh

Gerak-gerik Mencurigakan, Dua Pemuda Nganjuk Jual Pil Koplo

Nganjuk, Jurnal Jatim – Petugas reserse narkoba Polres Nganjuk, Jawa Timur menangkap dua orang terduga pengedar pil dobel L atau kerap disebut pil koplo di wilayah setempat dalam waktu dan tempat berbeda.

Terduga pengedar narkoba jenis pil koplo itu kini masih menjalani penyidikan di kantor Satresnarkoba Polres Nganjuk, Jawa Timur untuk dikembangkan kasusnya.

Kasi Humas Polres Nganjuk Iptu Supriyanto menyatakan, dua terduga pengedar narkoba jenis pil koplo yang diringkus reserse narkoba itu masih dalam satu jaringan.

Kedua terduga pelaku yakni LJ (22) dan HA (33). Mereka warga Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur.

Diduga, mereka berdua pengedar narkoba jenis pil dobel L yang sudah lama beraksi dalam dunia peredaran gelap narkoba, dan jadi incaran Satresnarkoba Polres Nganjuk.

“Untuk saat ini para pelaku masih dilakukan pemeriksaan penyidik untuk pengembangan kasus,” kata Supriyanto, Sabtu (13/8/2022).

Menurut Supriyanto, keduanya ditangkap pada Sabtu (6/8/2022) lalu di waktu berbeda. LJ ringkus sekitar 19.30 WIB, dan HA ditangkap pada pukul 20.30 WIB.

“Penangkapan mereka berdasarkan laporan masyarakat tentang adanya peredaran narkoba di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Berawal petugas mencurigai 2 orang muda dan mudi yang gerak geriknya mencurigakan di sebuah warung kopi wilayah Lingkungan Jetis. Lalu, petugas menghampiri keduanya.

Diketahui, pemuda tersebut adalah LJ dan yang perempuan berinisial Ma. Karena mencurigakan, petugas lalu melakukan penggeledahan terhadap mereka berdua.

“Pada saat digeledah, pada diri Ma didapati ditemukan barang bukti berupa 92 butir pil dobel l yang dibungkus bekas bungkus rokok,” katanya.

Ma mengakui barang itu miliknya yang baru saja dibeli dari LJ dengan harga Rp250 ribu. Polisi pun langsung memborgol LJ yang saat itu ada disamping Ma. Selain itu, Petugas juga menyita barang bukti ponsel sebagai sarana transaksi.

“Dihadapan petugas, LJ mengaku jika pil dobel l yang dijual kepada Ma ini hasil membeli dari temannya satu desa inisial HA,” ujarnya.

Seketika itu, petugas kepolisian berpakaian langsung bergerak mencari keberadaan HA di rumahnya. Sekitar pukul 20.30 WIB, HA dapat dibekuk tanpa perlawanan.

“Dalam penggeledahan pada diri HA ditemukan barang bukti 8 butir pil dobel l, bekas bungkus rokok, dan sebuah ponsel. Saat ini kasus masih dikembangkan,” ujarnya.

Selanjutnya tersangka, saksi berikut barang bukti dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Nganjuk, Jawa Timur untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya itu, kedua pelaku yang ditetapkan tersangka terancam pasal 197 sub pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.