oleh

Polisi Pastikan Kopi Beracun di Mojokerto Mengandung Pestisida

Mojokerto, Jurnal Jatim – Polisi memastikan kopi yang diminum dua orang di Mojokerto, Jawa Timur beberapa pekan lalu beracun. Kepastian itu dari hasil Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim menemukan kandungan pestisida pada bubuk kopi.

“Dari hasil laboraturium, zat kimia mematikan itu berasal dari obat tikus merek Temix yang ditaburkan tersangka,” ungkap Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, Senin (21/3/22).

Rofiq mengatakan, kejelasan tentang kopi beracun tersebut didapat setelah tiga minggu dilakukan pemeriksaan, sampel bubuk kopi dikirim ke Labfor pada Selasa (1/3/2022) lalu.

”Alhamdulillah sudah diketahui. Isinya pestisida,” kata Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan dalam keterangannya.

Meskipun demikian, pihak kepolisian belum bisa menjelaskan secara rinci jenis zat kimia yang terdapat pada pestisida tersebut.

”Baru selesai diambil dari Polda Jatim sore ini tadi dan ini masih dirapatkan dengan tim dokter juga,” ujarnya.

Menurut Rofiq, yang pasti pada kandungan pestisida itu terdapat pada barang bukti yang diuji, meliputi bubuk kopi dalam toples serta bungkus racun dari tangan tersangka.

Ia mengatakan, hasil uji Labfor tersebut menjadi barang bukti baru dalam penyidikan kasus peracunan tersebut, sehingga semakin menguatkan pada sangkaan tindak pidana percobaan pembunuhan.

”Bukti dari ahli labfor ini menjadi bahan penyidikan selanjutnya,” tegas Rofiq.

Sebelumnya, Ponisri dan Nur dilarikan ke Puskesmas Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Ponisri saat itu mengalami mual, pusing, dan diare. Sedangkan, Nur jatuh pingsan dengan mulut berbusa. Parahnya, Nur mengalami kritis dan dirujuk ke ICU RSI Sakinah.

Keduanya diduga keracunan usai meminum kopi di warung milik Ponisri. Warga saat itu curiga terhadap Samino yang secara sengaja menaruh racun kepada istrinya.

Sebab, Samino sakit hati dengan istrinya karena merasa diusir. Selain itu, sang istri juga menggungat cerai karena Samino sudah tiga minggu tidak pulang ke rumah dan kerap mengancam istrinya.

Resmob langsung bergerak hingga akhirnya membekuk Samino di rumah saudaranya di Sumput, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Dia mengaku menaburkan racun untuk tikus dan babi hutan pada toples berisi bubuk kopi di warung sang istri saat dini hari.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 53 tentang percobaan pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara lebih dari 15 tahun penjara.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News.