oleh

Hendak Transaksi Narkoba di Ngunut, Pria Tulungagung Disergap Polisi

Tulungagung, Jurnal Jatim – NAA alias Lepok harus merasakan pengapnya jeruji besi. Pemuda berusia 29 tahun itu ditangkap polisi saat hendak transaksi pil koplo dengan pelanggannya di wilayah Kecamatan Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur.

“Tersangka ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Tulungagung, pada Kamis (17/3/2022) sekitar pukul 21.00 WIB,” kata kasi humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko, Jumat (18/3/2022).

Terendusnya bisnis haram pria asal Dusun Mbodog, Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Tulungagung tersebut, setelah petugas yang khusus menangani perkara narkotika itu, mendapatkan informasi dari masyarakat.

Petugas langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap gerak gerik pelaku yang berprofesi sebagai pengedar pil dobel L yang merusak saraf orang.

“Dari serangkaian penyelidikan, anggota Satresnarkoba akhirnya menyergap pelaku saat menunggu pelanggannya,” kata Nenny.

Nenny mengatakan, hasil penggeledahan pada tersangka, ditemukan barang bukti 2 bungkus klip yang berisi pil dobel L yang disimpan di dalam bungkus rokok.

Selanjutnya, pelaku beserta barang buktinya langsung dibawa ke Mapolres Tulungagung guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut serta menggali informasi asal pelaku mendapatkan narkoba tersebut.

“Setelah dihitung, terdapat 94 butir pil dobel L dari 2 plastik klip tersebut. Selain itu, petugas juga menyita HP milik pelaku yang berisikan chat transaksi serta uang Rp20.000 hasil penjualan pil koplo,” terang Nenny.

Nenny menandaskan, jika pelaku merupakan seorang pengedar pil dobel L yang selama ini beroperasi di wilayah kecamatan Ngunut dan sekitarnya.

“Dijerat dengan Pasal 197 sub Pasal 198 Jo Pasal 98 ayat (2), (3) UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Jo Pasal 60 ke 10 tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” ujarnya.

Kasi humas mengimbau, agar masyarakat yang mengetahui peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitarnya untuk segera melapor kepada kepolisian setempat. Ia memastikan laporan itu akan ditindaklanjuti oleh polisi, karena polisi berkomitmen memberantas peredaran narkoba yang merusak generasi bangsa.

“Kami imbau masyarakat melapor kepada polisi apabila mengetahui peredaran narkoba disekitarnya. Sebab, pemberantasan narkoba tak lepas dari kerja sama dengan semua masyarakat,” pungkasnya.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News.