oleh

Wali Kota Kediri Minta Rumah Sakit Tingkatkan Kapasitas BOR

Kediri, Jurnal Jatim – Wali Kota Kediri, Jawa Timur meminta para rumah sakit (RS) untuk meningkatkan kapasitas Bed Occupancy Ratio (BOR) ICU sebagai upaya mencegah Kota Kediri tidak naik ke level 4.

Hal tersebut disampaikan saat berdiskusi dengan para pimpinan rumah sakit di Kota Kediri di ruang Kilisuci, Pemkot Kediri

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan dalam rapat terakhir dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dijelaskan leveling PPKM suatu daerah itu berdasarkan ketersediaan BOR rumah sakit bukan berdasarkan kasus aktifnya.

“Dab disarankan untuk tiap rumah sakit ada ruang ICU khusus pasien COVID-19. Karena ada kekhawatiran dari pemerintah pusat, tiba-tiba ICU penuh sehingga dapat menyebabkan tingkat kematian akibat COVID-19 ini meningkat,” ujarnya, Kamis (24/2/2022).

Abdullah Abu Bakar mengungkapkan bila keterisian BOR ICU di Kota Kediri, Jati terus meningkat, malang Kota Kediri akan naik level PPKM-nya menjadi level 4. Hal itulah yang harus dicegah bersama-sama.

“Makanya hari ini kita bertemu, untuk meminta para rumah sakit meningkatkan kapasitas bed ICU untuk isolasi pasien COVID-19. Selain pastinya kita juga melakukan penanganan COVID-19 di sektor hulu,” ujarnya.

Apalagi Kota Kediri menjadi tempat rujukan bagi masyarakat yang berada di daerah sekitar Kota Kediri. Karena itu, baik pemerintah, maupun rumah sakit harus gerak cepat dalam menangani hal ini.

“Jadi harus diterima masyarakat daerah sekitar yang berobat ke Kota Kediri. Inginnya tiap masyarakat yang sakit berobat di daerahnya masing-masing tapi itu tidak bisa dicegah karena Kota Kediri memang menjadi kota rujukan untuk masalah Kesehatan,” ujarnya.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow  jurnaljatim.com di Google News.