Mojokerto, Jurnal Jatim – Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Lapas Mojokerto penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Warga binaan dan petugas Lapas bersama-sama menyantap 5.500 tusuk Sate Mandora (Mandor Penjara) yang telah disiapkan, Kamis (28/5/2026).
Makan bersama Sate Mandora ini sebagai simbol rasa syukur serta kebersamaan di lingkungan Lapas Mojokerto. Suasana hangat dan penuh keakraban selama acara berlangsung.
Warga binaan, petugas, duduk bersama menikmati hidangan yang telah dipersiapkan. Momentum ini menjadi gambaran pembinaan humanis yang terus dibangun di Lapas Mojokerto melalui kegiatan kebersamaan tanpa sekat.
Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, dalam sambutannya menyampaikan, makan sate bersama menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kekeluargaan di dalam lapas sekaligus menyambut Hari Raya Iduladha 1447 hijriah dengan penuh rasa syukur.
“Kebersamaan seperti ini menjadi energi positif bagi seluruh warga binaan maupun petugas,” ujar Arifin Akhmad dalam keterangannya.
Dia mengatakan, melalui momentum Iduladha ingin membangun suasana harmonis, saling menghargai, dan penuh kekeluargaan di Lapas Mojokerto.
Sementara, salah satu warga binaan berinisial T mengaku bahagia dapat mengikutinya. la menyebut suasana Iduladha yang dirasakan bersama di dalam lapas menghadirkan rasa hangat dan menjadi penyemangat untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik.
Makan bersama Sate Mandora dengan semangat Iduladha itu diharapkan tertanam nilai kebersamaan, kepedulian, dan kekeluargaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan lapas Mojokerto.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com






