Bukan Sekedar Lulusan Terbaik, Inilah Kejutan Wisuda 461 Mahasiswa Uniska Kediri

Kediri, Jurnal Jatim – Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri  menggelar Wisuda Program Sarjana ke-XLVI dan Magister ke-XXXVII di gedung Uniska Center, Sabtu (30/5/2026).

Wisuda kali ini diikuti 461 wisudawan dan wisudawati dari berbagai fakultas dan program studi.

Terdapat kejutan menarik dalam wisuda iru. Bukan pengumuman lulusan terbaik, tapi adanya pasangan suami istri yang berhasil menyelesaikan studi Magister Hukum (MH) secara bersamaan.

Pasangan itu yakni Ardeta Nabil As Zaidan Musafirin dan Nurul Fitri Lailiyah. Pasutri bergelar magister hukum itu menginspirasi semua pihak, tak terkecuali para wisudawan.

Kejutan lain, seorang mahasiswa Fakultas Hukum, Naufal Ghani Bayhaqi, memperoleh kesempatan melanjutkan studi pada program LL.M. in Business Law International Program di Chulalongkorn University, Thailand.

Lalu, Nabilla Pujhayani program studi ilmu hukum, meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00.

Rektor Uniska Kediri Prof. Bambang Yulianto menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar.

Menurutnya, para lulusan akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga dituntut mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan berinovasi di tengah perubahan zaman.

“Saudara harus tetap adaptif pada perubahan, membangun kolaborasi, komunikasi dan inovasi yang harus dihadirkan untuk masyarakat. Dan yang terakhir, yang terpenting dan menjadi komitmen Uniska Kediri adalah karakter,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Bina Cendekia Muslim Pancasila, KH. Anwar Iskandar mengajak para wisudawan untuk mensyukuri capaian yang diraih dan tidak melupakan jasa orang tua yang mendukung perjuangan pendidikan mereka.

Ia menekankan keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan hasil dari doa, pengorbanan, dan dukungan banyak pihak.

“Karena itu, ilmu yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” kata Gus War panggilan akrabnya.

Prof Ainun Na’im dalam orasi ilmiahnya memaparkan para lulusan untuk menjadi generasi yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Keberhasilan pada era modern tidak hanya diukur dari pencapaian individu, melainkan juga dari kemampuan memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tuturnya.

Pada wisuda ini, Uniska Kediri memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari setiap program studi. Penghargaan juga diberikan kepada Silvia Devita Sari dari Program Studi Akuntansi yang meraih skor tertinggi Sistem Informasi Aktivitas Mahasiswa (SIANA), yakni 3.695.

Pafa kesempatan itu, Uniska Kediri juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri.

Kerja sama tersebut mencakup pada bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Wisuda Uniska Kediri tahun ini menjadi penegasan komitmen melahirkan lulusan unggul, berkarakter, serta mampu menjadi agen perubahan bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com