oleh

Jenazah Bayi Laki-laki Berumur 2 Hari Dibuang di Sungai Brantas Jombang

Jombang, Jurnal Jatim – Jenazah bayi laki-laki yang diperkirakan berumur dua hari dibuang di sungai Brantas, Jombang, Jawa timur. Jasad bayi itu ditemukan warga yang sedang memancing ikan di sungai brantas, Jumat (14/1/2022) pagi.

Jenazah bayi itu ditemukan membusuk dengan posisi tersangkut semak-semak di sungai brantas, masuk Dusun Keboan Kidul, Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jumat (14/1/2021).

Informasi yang didapat menyebutkan, kali pertama yang menemukan jenazah bayi adalah seorang pemancing ikan bernama Zainuri warga desa setempat. Peristiwa yang sempat menggegerkan warga sekitar itu langsung dilaporkan ke Polsek setempat.

Sejurus kemudian, petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian dan langsung mengevakuasi jasad bayi untuk dibawa ke kamar mayat RSUD Jombang guna dilakukan visum luar.

Kapolsek Ngusikan, AKP Hariono membenarkan penemuan jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki itu. Menurut Hariono, bayi tersebut ditemukan oleh pemancing ikan bernama Zainuri warga setempat.

“Memang benar tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB, telah ditemukan bayi berjenis kelamin laki-laki di sungai brantas Desa Keboan. Bayi ditemukan masyarakat atasnama Zainuri,” kata Hariono ditemui di RSUD Jombang, Jumat (14/1/2022).

Jenazah Bayi Laki-laki Berumur 2 Hari Dibuang di Sungai Brantas Jombang
Jasad bayi di kamar jenazah RSUD Jombang. [Zainul Arifin]
Menurut Hariono, awalnya sang penemu bayi melihat benda mengapung di sungai brantas dan mengira benda mengapung itu adalah boneka. Kemudian, Zainuri bersama temannya Subari mengecek dan ternyata benda itu mayat bayi.

“Awalnya diduga itu boneka, setelah dicek ternyata itu bayi. Penemuan itu dilaporkan kepada Polsek Ngusikan,” ujar mantan Kasubbaghumas Polres Jombang tersebut.

Lebih lanjut Hariono mengatakan jasad bayi ditemukan tidak memakai baju dan juga tali pusarnya sudah hilang. Kondisi jasad bayi sudah membengkak yang diduga sudah beberapa hari di dalam sungai.

“Pas ditemukan keadaanya tidak berbaju dan tali pusar tidak ada. Kondisi bayi menggelembung atau membengkak. Kami perkirakan baru lahir dua hari kemudian dibuang ke sungai,” katanya.

Kasus penemuan mayat bayi laki-laki itu, hingga kini masih dalam penanganan Polsek Ngusikan dan Satreskrim Polres Jombang.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan menggali keterangan saksi penemu jenazah bayi. Untuk pelaku pembuang pembuang jenazah bayi masih dalam penyelidikan,” pungkas mantan Kasatbinmas Polres Jombang tersebut.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Hafid