oleh

Kelakuan Pemuda Tulungagung Cabuli Anak 5 Tahun Terbongkar Bude Korban

Tulungagung, Jurnal Jatim – Sungguh bejat kelakuan pemuda inisial RR (25), asal Kecamatan Boyolangu Tulungagung, Jawa Timur. Buruh serabutan itu tega mencabuli anak berusia lima tahun yang merupakan calon anak tirinya.

RR dibekuk anggota unit perlindungan perempuan dan anak (UPPA) Satreskrim Polres Tulungagung dan dijebloskan ke bui untuk mempertanggungjawabkan perbuatan asusilanya.

“RR diamankan atas dugaan melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak perempuan berumur lima tahun,” kata Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko Jumat, (23/12/2021).

Nenny mengungkapkan, RR ditangkap di rumahnya pada Rabu (22/12/2021) lalu sekira pukul 12.00 siang. Dia ditangkap beserta barang buktinya berupa pakaian dan celana dalam korban.

Terbongkarnya perbuatan RR bermula pada Sabtu (11/12/2021) lalu sekira pukul 08.00 WIB saat korban dititipkan ibunya di rumah budenya karena ditinggal bekerja disebuah pabrik.

Pada saat dimandikan budenya, korban mengeluh rasa sakit pada alat vitalnya. Kemudian sama budenya diperiksa, dan didapati pada celana dalam korban ada bercak putih kekuningan.

“Saat ditanya budenya, korban mengaku jika alat vitalnya dimasuki jari pelaku bahkan juga akan dimasuki alat kelamin pelaku, namun tidak bisa masuk,” kata Nenny.

Bude korban tidak terima dan langsung melaporkannya ke Polres Tulungagung. Polisi langsung melakukan penyelidikan hingga penangkapan terhadap RR.

Menurut Nenny, hasil pemeriksaan awal, pelaku melakukan aksi cabul karena korban sering dititipkan ke rumah pelaku ketika ibunya bekerja di pabrik mi.

“Hubungan korban dengan pelaku sudah akrab karena pelaku adalah calon ayah tiri korban. Pelaku mencabuli korban karena sering dititipkan ke rumah pelaku,” sebut Nenny.

Pelaku mengaku, ketika melihat korban bermain HP di kamar pelaku sambil tidur dengan posisi terlentang dengan baju korban tersingkap timbul nafsu birahi pelaku untuk mencabuli korban.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 76 E Jo pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Hafid