oleh

Puluhan Orang Satpam SIG Tuban Dilatih Tanggap Bencana Kebakaran

Tuban, Jurnal Jatim – Puluhan orang Satpam atau sekuriti yang bertugas di Pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Tuban, Jawa Timur dilatih tanggap bencana kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Pelatihan melibatkan unit keselamatan Kerja Tuban (K2T) dan unit security yang dilaksanakan di Kantor Pusat Semen Gresik (KPSG), di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Para satpam tersebut diberikan materi tentang regulasi dan prosedur tanggap darurat, serta pengenalan dan teknik penanggulangan kebakaran dengan menggunakan alat pemadam api ringan (Apar), karung, maupun dengan metode penyemprotan air dari kendaraan pemadam kebakaran.

Pelatihan tersebut tidak sebatas materi, namun, mereka juga melakukan praktek secara langsung memadamkan api.

“Pelatihan kali ini sementara diikuti oleh peserta sebanyak 66 orang dari tenaga security, nantinya semua security yang bertugas di SIG Pabrik Tuban juga akan mendapatkan pelatihan yang sama,” terang Safety Officer Tuban, Jatmiko, Selasa, (12/10/2021).

Dia mengatakan, pelatihan diharapkan para petugas keamanan dapat mengerti serta memahami mengenai prosedur dan tindakan yang tepat jika terjadi bencana kebakaran sewaktu-waktu.

“Dan yang terpenting dapat melakukan pencegahan terjadinya bencana kebakaran,” ujarnya.

Senior Manager of Public Relation & CSR PT Semen Indonesia (Persero), Setiawan Prasetyo, mengatakan pelatihan tersebut merupakan upaya antisipasi apabila sekuriti menemukan adanya kebakaran di lingkungan perusahaan saat sedang bertugas, maupun di tempat lain.

Harapannya, para penjaga keamanan itu memiliki wawasan tanggap darurat agar selalu sigap dalam menghadapi situasi apapun. Dia menyebut, sekuriti itu ada di semua area, meliputi perkantoran, area produksi, tambang dan lainnya.

“Dengan pelatihan ini akan dapat meningkatkan kompetensi para securiti dalam menjaga keamanan maupun bencana,” ujarnya.

“Sehingga, kejadian atau hal-hal yang berpotensi kebakaran maupun bencana yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan serta kerusakan aset perusahaan atau korban jiwa yang dapat mengakibatkan gangguan operasional dapat diantisipasi sedini mungkin,” lanjutnya.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Azriel